Universitas Sebelas Maret Selenggarakan Tarhib Ramadhan

Universitas Sebelas Maret Selenggarakan Tarhib Ramadhan

Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan Tarhib Ramadhan Senin (14/05) untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang akan hadir beberapa hari lagi. Bertempat di auditorium UNS, kegiatan ini diikuti oleh ratusan civitas akademika UNS. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Rektor UNS, Prof. Ravik Karsidi ini mengambil tema “Mengoptimalkan Aplikasi Impementasi UNS ACTIVE dengan Spirit Ramadhan. Menjadi pembicara dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Kedokteran Prof Hartono.

Continue reading

Latih Kompetensi Trainer, FSLDK Solo Raya Gelar TFT

Latih Kompetensi Trainer, FSLDK Solo Raya Gelar TFT

Masjid Nurul Huda UNS – Puskomda FSLDK Solo Raya menyelenggarakan Training for Trainer (TFT) di Nurul Huda Islamic Center UNS Surakarta, Sabtu-Ahad (7-8/4). Bersama FSLDK Wilayah 4 (Solo Raya, Semarang, Purwokerto, Jogja, Madiun Raya, Kalimantan Barat) dan JN UKMI UNS juga Takmir Masjid Nurul Huda, kegiatan ini diharapkan mampu melatih kompetensi para calon trainer di daerah masing-masing.

“Harapannya TFT wilayah 4 ini dapat meningkatkan kompetensi dan mencetak trainer di masing-masing daerah. Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh kesunggguhan oleh peserta,”ujar Ketua Puskomda FSLDK Solo Raya, Tegar Yuli Arianto.

Diikuti sekitar 197 peserta, Sholikhin Abu Izzudin menyampaikan kiat untuk menjadi trainer yang handal pada sesi How to be a Trainer. Menjadi seorang trainer, kata Sholikhin, bukan hanya saat acara berlangsung. Lebih dari itu, para trainer haruslah mampu menginspirasi para audiens pasca acara. “Yang perlu diingat menjadi trainer bukanlah soal rupiah, tapi keberkahan dari Allah,”jelas Sholikhin di Ruang Seminar NHIC UNS, Sabtu (7/4).

Selain How to Be A Trainer, TFT juga menyuguhkan serangkaian materi yang disampaikan oleh Puskomnas FSLDK Indonesia. Diantaranya yaitu Logical Framing Analysis, Leadership Training, Dakwah Ke-LDK-an, dan FGD tiap bidang, serta praktek Microteaching. TFT berakhir dengan disahkannya Training Center Daerah (TCD) di masing-masing daer ah. Dengan adanya TCD diharapkan mampu mengoptimalkan kerja trainer.

Parade Imam Muda Nusantara

Parade Imam Muda Nusantara

Masjid Nurul Huda UNS – Menghadirkan Qari muda Muzammil Hasballah, Unit Kegiatan Mahaiswa Ilmu Al Qur’an menyelenggarakan Parade Imam Nusantara, Ahad 8 April 2018. Ribuan jamaah yang sebagaian besar dari kalangan generasi  muda memenuhi Masjid Nurul Huda sejak maghrib.

Selain Muzamil, kegiatan ini juga menghadirkan Abdul Aziz Ma’arif , imam Masjid Jogokaryan Yogyakarta, Rudy Hartanto dari Rumah Qur’an Haramain, Muhammad Ridwanullah dan Aufa Aulia. Para imam muda ini bergantian memimpin sholat berjamaah maghrib, isya dan shubuh juga sholat malam dan witir.

Dalam talkshow yang berlangsung bada sholat isya, para pembicara menyampaikan motivasi dan tips-tips kepada para jamaah berinteraksi dengan Al Qur’an. Pemuda Quran adalah pemuda yg di hatinya terinstal Al Quran. Ada tiga level dalam berinteraksi dengan Al Qur’an. Ada yang memulainya dengan rajin membaca walau tidak memahami maknanya, ada yang rajin membaca dan belajar memahami maknanya, hingga sampai pada level menjaga Al Qur’an dan mengamalkannya.

Sekretaris Presidium Takmir Masjid Nurul Huda, Syafi’i dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau berharap bahwa dari kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNS pada khususnya generasi muda pada umunya untuk semakin mencintai Al Qur’an dan menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan apapun kelak profesi yang mereka jalani.

Tausiyah Kebangsaan dan Khotmil Qur’an Warnai Dies Natalis UNS Ke-42

Tausiyah Kebangsaan dan Khotmil Qur’an Warnai Dies Natalis UNS Ke-42

UNS – Sebagai rangkaian dari acara dies natalis ke-42, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar acara Tausiyah Kebangsaan dan Khotmil Qur’an pada Minggu, (11/3/18). Acara ini dilaksanakan di Masjid Nurul Huda UNS dan dihadiri oleh Rektor UNS, Ravik Karsidi, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Ary Ginanjar Agustian (motivator), Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Wuryanto, mahasiswa, dan masyarakat.

Acara ini diawali dengan sholat maghrib berjamaah, dilanjutkan khotmil Qur’an, dan terakhir tausiyah kebangsaan. Dalam melaksanakan khotmil Qur’an, peserta dibagi dalam kelompok-kelompok membaca mulai dari juz 1 sampai juz 30. Selesai khotmil Qur’an, acara dilanjutkan dengan acara tausiyah kebangsaan. Acara tausiyah ini dibuka oleh Ravik Karsidi. Menilik pada tema tausiyah yakni “Tausiyah Kebangsaan” Ravik menjelaskan bahwa di era sekarang ini masyarakat harus mengerti pentingnya konsep bela negara, bela bangsa, pentingnya terus menjaga keutuhan NKRI, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 untuk menghindari perpecahan.

“UNS dikenal juga dengan ‘Kampus Benteng Pancasila’, maka tausiyah kebangsan ini sangat penting bagi kita sekalian supaya di antara warga UNS khususnya dan masyarakat seluruhnya tidak asing lagi mengenai istilah ‘kebangsaan’,” papar Ravik mengakhiri sambutannya.

Dalam menyampaikan materi tausiyah kebangsaan, Condro Kirono mengambil tema “Merajut Kebhinekaan dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”. Menurutnya, di era saat ini masyarakat harus mewaspadai masalah-masalah seperti narkoba dan hoax yang dapat memecah belah kebhinekaan. Karenanya, menjaga toleransi antar sesama merupakan salah satu kunci menjaga utuhnya kebhinekaan NKRI.

“Di era saat ini, kita harus waspada masalah narkoba, hoax, yang dapat memecah belah kebhinekaan. Kebhinekaan harus kita rawat dengan menjaga toleransi antar sesama. Termasuk juga mewaspadai paham radikal yang dapat tersebar dengan mudah melalui internet,” jelas Condro.

Selanjutnya, dalam tausiyahnya, Wuryanto menjelaskan pentingnya mengisi kemerdekaan NKRI menuju bangsa emas. Menurutnya, sudah sejak zaman dahulu Indonesia menjadi incaran bangsa lain agar mengalami perpecahan. Aspek seperti budaya, keamanan, dan pertahanan Indonesia telah dicoba untuk dilemahkan. Salah satu upaya agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang luhur yakni dengan terus menanamkan nilai budaya luhur Indonesia di hati setiap warga negaranya.

“Nilai-nilai budaya luhur Indonesia harus tetap melekat di hati kita agar Indonesia menjadi bangsa yang luhur,” pesan Wuryanto mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai budaya luhur Indonesia.

Ary Ginanjar Agustian, selaku motivator Indonesia, menambahkan bahwa untuk menjadikan suatu negara menjadi aman, nyaman, dan sejahtera maka salah satu kuncinya adalah memiliki warga Negara yang senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. humas-red.uns.ac.id/Tni/Isn

WISUDA SEKOLAH PRANIKAH NH FAMILY CENTER

WISUDA SEKOLAH PRANIKAH NH FAMILY CENTER

Masjid Nurul Huda – Sebanyak 190 peserta Sekolah Pranikah mengikuti prosesi wisuda yang diselenggarakan Jum’at (16/02). Bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda, prosesi wisuda dipimpin oleh Sekretrais Presidium Takmir Masjid Nurul Huda Syafi’i.

Tahun 2017 ini Sekolah Pranikah telah memasuki angkatan ke 7 untuk peserta putri. Pada tahun ini pula telah dibuka angkatan pertama untuk peserta putra. Kegiatan SPN berlangsung selama tiga bulan yang terbagi dalam 12 pertemuan.

Continue reading

SUPERCAMP 2018 BEASISWA PRESTASI MAHASISWA UNS

SUPERCAMP 2018 BEASISWA PRESTASI MAHASISWA UNS

Masjid Nurul Huda – Sabtu (10/2), LAZIS UNS mengadakan kegiatan Supercamp 2018. Kegiatan Supercamp  ini rutin diadakan setiap tahun sebagai kegiatan perdana untuk mahasiswa peserta penerima beasiswa Pretatif Mahasiswa (BPM)  dan tahun ini memasuki tahun ketiga yang bertempat di Villa Harjuna, Tawangmangu, Karanganyar. Sebanyak 30 peserta dari beberapa Perguruan Tinggi di Karesidenan Surakarta mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan ini para peserta mendapatkan beberapa materi terkait pengembangan diri dan motivasi kewirausahaan. Selain itu, para penerima manfaat BPM yang juga merupakan calon Relawan Lazis UNS ini dikenalkan lebih dekat terhadap berbagai program kegiatan Lazis UNS.

Pada hari terakhir  pelaksanaan Supercamp 2018 ini peserta menandatangani kontrak beasiswa dan menerima penyaluran beasiswa tahap pertama. Sebesar dua puluh empat  juta rupiah disalurkan LAZIS UNS pada tahap awal penyerahan beasiswa ini. Selain mendapatkan beasiswa, nantinya para peserta BPM 2018 juga diberikan pembinaan rutin beserta pelatihan pelatihan yang dapat membantu megembangkan potensi yang mereka miliki.

Salah satu peserta supercamp 2018, Jamaluddin Mahasiswa dari  IAIN mengaku sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Ini adalah tahun kedua bagi dia menjadi peserta acara supercamp LAZIS UNS ”supercamp tahun2018 sangat luar biasa selain mendapatkan banyak  ilmu namun juga mendapatkan teman teman baru, semoga BPM tahun ini lebih maju dan lebih baik lagi”tuturnya.

LAZIS UNS SALURKAN BEASISWA PRESTASI MAHASISWA 2018

LAZIS UNS SALURKAN BEASISWA PRESTASI MAHASISWA 2018

Masjid Nurul Huda – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Universitas Sebelas Maret (LAZIS UNS) kembali menyalurkan beasiswa prestasi mahasiswa pada awal tahun 2018 ini. Sebanyak dua puluh empat juta rupiah disalurkan kepada 30 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Solo.

Penyaluran tahap pertama ini dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Supercamp 2018 pada Sabtu (10/02) sampai Ahad (11/02). Selain mendapatkan beasiswa, nantinya para peserta BPM 2018 juga diberikan pembinaan rutin beserta pelatihan pelatihan yang dapat membantu memgembangkan potensi yang mereka miliki.

Salah satu kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah Supercamp 2018 yang diselenggarakan Sabtu (10/02) – Ahad (11/02) di Villa Harjuna, Tawangmangu, Karanganyar. Dalam kegiatan ini para penerima manfaat BPM yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus di lingkungan Solo Raya mendapatkan berbagai materi pengembangan diri.

Selain itu mereka juga diajak untuk terjun ke beberapa kelompok masyarakat yang berada di lingkungan acara untuk berdialog. Hasil dialog ini kemudian dibahas dalam forum diskusi sebagai bagian dari kegiatan analisis sosial.

TRAINING PASCAKAMPUS KPPA BENIH

TRAINING PASCAKAMPUS KPPA BENIH

 

Masjid Nurul Huda – Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Benih bekerjasama dengan Nurul Huda Family Center mengadakan Training Pascakampus. Bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS pada Sabtu (10/02) kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta.

Kegiatan yang diselenggarakan beberapa hari jelang jadwal wisuda di Universitas Sebelas Maret ini bertujuan untuk menyiapkan para peserta training untuk memunculkan peran peran dirinya paska kampus dengan semua potensi dan bakat yang mereka miliki. Kegiatan ini juga bermaksud membuka kesadaran para peserta agar memberikan kontribusi apapun perannya setelah lulus dari kampus.

Menghadirkan tiga pembicara Zamira Bibi, Robi’ah Al Adawiyah dan Titis Sekti Wijayanti yang juga merupakan alumnus Universitas Sebelas Maret. Para peserta yang hadir diajak untuk mengenali diri dengan Talents Mapping dan memberikan kesadaran pada peserta untuk nantinya siap berperan di masyarakat.

Al Quds : Keberadaan dan Maknanya

Al Quds : Keberadaan dan Maknanya

Masjid Nurul Huda UNS – Takmir Masjid Nurul Huda UNS bekerjasama dengan Majelis Muwasholah Baina Ulama Al Muslimin (Forum Silaturahmi Antar Ulama) menyelenggarakan Kajian Dakwah Ilmiah dengan menghadirkan ulama asal Yordania Syekh Aun Al Qoddumiy dari Yordania. Hampir 200 jamaah dari kalangan civitas akademika UNS dan umum mengikuti kajian yang mengambil tema “Al Quds : Keberadaan dan Maknanya” ini.

Syekh Aun Al Qoddumiy dalam kajiannya memaparkan hakikat dan makna  keberadaan Al Quds, Baitul Maqdis dan Masjid Al Aqsa yag mempunyai kisah panjang dari awal hingga akhir zaman. Karena Allah telah menjadikan Al Quds sebagai markas perubahan. Al Quds merupakan kota tempat dilahirkan dan singgahnya Nabi-Nabi pilihan.

Al-Quds merupakan penanda ukuran kodisi yang terjadi pada umat ini. Jika umat ini meningkat perhatiannya, keadaan dan perkara serta adabnya, meningkat pula hubungannya dengan Tuhannya, maka Baitul Maqdis begitu pula. Jika keadaan umat dalam keadaan menurun dan lemah, maka Baitul Maqdis akan dikuasai oleh tangantangan dan kelompok-kelompok yang merebutnya hingga umat ini siap bangkit dari keterpurukannya.

Syekh Aun Al Qoddumiy adalah ulama muda ahlus sunah dari Yordania. Beliau memimpin Lembaga Studi Syariah Al Ma’arij di Kota Amman Yordania. Belajar kepada sejumlah ulama ahlus sunnah dengan sanad keilmuan sampai kepada Rasulullah SAW dalam bidang syariah, akhlaq dan metode dakwah. Sementara pendidikan formal sarjana diselesaikan di Universitas Yordania dan master di Universitas Islam Libanon. Sebagai penerjamah dalam kajian ini adalah Habib Umar bin Husin Assegaf dari Surakarta.