[ARTIKEL] Optimalisasi Lembaga Keuangan Islam

[ARTIKEL] Optimalisasi Lembaga Keuangan Islam

Oleh : Nur Septiyani Rahmah

Fenomena perekonomian dunia telah berubah dari waktu ke waktu sesuai perkembangan zaman dengan perubahan tekhnologi informasi yang berkembang pesat. Dimana terdapat nilai-nilai baru yang dibentuk namun sulit menentukan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga tatkala membawa kebaikan, didalamnya juga terdapat kehancuran. Hal ini ditandai dengan adanya globalisasi ekonomi yang telah mengubah suasana kehidupan menjadi individualistis dan menimbulkan persaingan yang amat ketat.

Padahal pada dasarnya hampir semua agama yang ada didunia memberikan petunjuk kepada para penganutnya untuk menjalankan kehidupan mereka dimuka bumi ini dengan cara yang baik[1] . Dalam tataran perekonomian Indonesia, telah terjadi jurang kesenjangan antara masyarakat miskin dan masyarakat kaya yang semakin besar. Yang mana menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2017 jurang kemiskinan menunjukkan angka 0,39. Artinya penduduk miskin di tahun ini mencapai 27,7 juta orang dan jumlah tersebut bertambah sekitar 6,90ribu dibanding tahun 2016[2] . Hal ini berarti terdapat adanya ketidak adilan dalam sebuah perekonomian bangsa ini.

Continue reading

[ARTIKEL] WORLDVIEW ISLAM DAN BARAT (Study Komparatif)

[ARTIKEL] WORLDVIEW ISLAM DAN BARAT (Study Komparatif)

Oleh: Dedy Irawan[1]

            Samuel P. Huntington adalah pemberi nama konflik global yang terjadi saat ini dengan sebutan “Clash of Civilization”.[2] Alasannya, sumber konflik umat manusia saat ini bukan lagi ideologi, politik atau ekonomi, tapi kultural. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah Jika kultur atau peradaban adalah identitas, maka identitas peradaban itu sendiri adalah worldview. Jadi, Clash of Civilization berindikasi pada Clash of Worldview.[3] Clash of Worldview, istilah ini paling tepat untuk digunakan sebagai komparasi antara worldview Barat yang menjadikan “konsep manusia” sebagai konsep tertinggi diantara konsep-konsep lainnya (Antroposentrisme), dengan worldview Islam yang menjadikan “konsep Tuhan” sebagai konsep kunci, inti dan tertinggi (Teosentrisme atau pandangan tauhid).[4] Sehingga, mempengaruhi cara pandang antara kedua peradaban ini dalam memandang ilmu pengetahuan.

            Worldview mencakup semua sistem dalam kehidupan, baik sistem pendidikan, politik, hukum, atau pun sistem ekonomi, semuanya berlatar belakang dan memancarkan pandangan alam (worldview) serta nilai-nilai utama bangsa dan peradaban tersebut. worldview inilah yang menjadi cara setiap orang memahami kehidupan, serta menjadi asas bagi setiap kegiatannya. [5] Karena urgensinya worldview ini, Alparslan Acikgence menyatakan bahwa seluruh tingkah laku manusia pada akhirnya bisa dilacak sampai ke worldviewnya, suatu kesimpulan yang cukup dengan sendirinya untuk mengungkapkan pentingnya worldview dalam diri seseorang dan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk, tentu saja, kegiatan ilmiah. Ini menunjukkan bahwa semua nilai dan tindakan manusia, sadar atau tidak, merupakan refleksi atas keyakinan-keyakinan metafisis atau worldview tertentu, dan bidang pengetahuan serta pendidikan merupakan bidang yang berakar pada worldview tersebut.[6] Artinya, worldview sangat urgen, karena ia mencakup semua aspek kegiatan dan aktivitas manusia.

Continue reading

[Download] Makalah Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam

[Download] Makalah Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam

Bekerjasama dengan Takmir Masjid Nurul Huda UNS, Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam, Kamis 12 Januari 2017.

Makalah dapat diunduh lewat tautan berikut:

  1. Peran Media Sekuler Terhadap Pembentukan Budaya (Studi Kritis atas Pemanfaatan di Indonesia) oleh Saiful Yusuf
  2. Kriteria Pemimpin Dalam Islam (Menyingkap Problematika Pemimpin Non Muslim) oleh Bramastyo Dhieka
  3. Problematika Negara Islam Atau Islam Bernegara oleh Mustofinal Akhyar
Khutbah Idul Adha 1437H : Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim

Khutbah Idul Adha 1437H : Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim

Khutbah Idul Adha 1437H
Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim
Oleh: DR. Cucuk Nur Rosyidi, S.T., M.T.
(Kepala Prodi S2 Teknik Industri FT UNS)

Download

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Marilah kita senantiasa memanjatkan rasa syukur kita ke hadirat Allah SWT, yang atas izin dan kehendaknya kita masih diberikan kesempatan, kesehatan, dan keleluasaan untuk menikmati indahnya pagi, hangatnya sinar mentari dan kesejukan udaranya dan hadir di tanah lapang ini untuk menunaikan Sholat Idul Adha. Shalawat dan salam senantiasa kita sampaikan kepada Rasulullah Muhammad SAW, penghulu para nabi dan pembawa risalah yang tidak ada nabi dan rasul setelah beliau. Hari ini, takbir, tahlil dan tahmid bergema di penjuru bumi. Kaum muslimin mengagungkan asma Allah, mengesakan-Nya bahwa tiada yang patut disembah kecuali Dia, dan bersyukur atas segala karunia dan rizki yang telah diberikan. Di tanah suci, hampir dua juta jamaah haji telah menyelesaikan wukuf-nya di arafah sebagai bagian dari puncak ibadah haji.

Jamaah Idul Adha Rahimakumullah,

Idul Adha bermuara pada sejarah dua orang manusia mulia yaitu Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail. Allah telah memilih beliau dan keluarganya sebagai manusia pilihan. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 33:

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing).”

Karena itu Allah menjadikan Ibrahim sebagai pemimpin yang dapat kita jadikan teladan yang baik, patuh dan taat kepada Allah dan lurus agamanya sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 120:

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

Continue reading

[AudioNH] Khutbah Ustadz Tri Bimo Suwarno, M.S.I

[AudioNH] Khutbah Ustadz Tri Bimo Suwarno, M.S.I

Dalam khutbah ini, Ustadz Tri Bimo menyampaikan tentang etika menebar cinta dan kasih kepada semua makhluq Allah SWT yang ada di dunia ini (khuluq ar rohmah)

 


________
Dapatkan informasi terkini Masjid Nurul Huda UNS lewat media-media berikut :
Facebook : Masjid Nurul Huda Uns
Twitter : @nurulhuda_uns
Instagram : @nurulhuda_uns
Youtube : Nurulhuda UNS
Website : http://nurulhuda.uns.ac.id/
Telegram : telegram.me/nurulhudaUNS
WA : 0856-4722-9306