Sekolah Pra Nikah Masjid Nurul Huda Masuki Angkatan Ke 7

Sekolah Pra Nikah Masjid Nurul Huda Masuki Angkatan Ke 7

Nurul Huda Family Center kembali menyelenggarakan Sekolah Pra Nikah pada tahun 2017 ini. Memasuki tahun ke 4 pelaksanaan, SPN telah memasuki angkatan ke 7 untuk kelas putri dan angkatan pertama untuk kelas putra.

Total 160 peserta putri dan 100 putra akan mengikuti kelas SPN yang berlangsung sepanjang Oktober – Desember 2017. Siswa SPN akan memperoleh kurang lebih 12 materi terkait persiapan hingga bekal pasca pernikahan, termasuk dasar-dasar parenting.

Bekerja sama dengan LSM KPPA Benih, kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun pribadi seseorang untuk menyiapkan diri menuju pernikahan yang baik. Mempunyai persiapan yang matang bukan hanya keberanian dan material, namun juga ilmu yang berkaitan dengan pernikahan adalah hal utama untuk nantinya membina rumah tangga yang bahagia dan berkualitas.

Diharapkan para siswa SP memahami seluk-beluk ilmu pernikahan islami yang sesuai dengan syariat  Islam serta memberikan gambaran keluarga muda untuk membuat pola asuh anak-anak mereka sejak dini dan bekerjasama dalam mengasuh anak-anak.

Alumni SPN diharapkan dapat mempersiapkan rumah tangga yang akan mereka rintis dengan bekal yang cukup baik dalam segi ilmu, keberanian, material dan juga mental yang baik dan berkualitas serta dapat merajut cinta dan cita bersama-sama hingga sampai surga kelak.

Bertempat di Student Center Univeritas Sebelas Maret, Sekolah Pra Nikah tahun ini dibuka oleh Prof. Sutarno selaku Presidium Takmir Masjid Nurul Huda, Ahad 8 Oktober 2017. Kuliah perdana SPN ini menghadirkan Drs. KH. Charis Muanis BA  dari Kemenag Surakarta dan Cahyadi Takariawan beserta istrinya  Ida Nur Laila, Konselor Pernikahan Jogja Family Center

 

 

Merajut Cinta dan Cita, Bersama Sampai Surga

Merajut Cinta dan Cita, Bersama Sampai Surga

Masjid Nurul Huda UNS Surakarta bekerjasama dengan Komunitas Peduli Anak dan Perempuan (KPPA )  Benih Surakarta menyelenggarakan Seminar Pra Nikah pada Minggu, 08 Oktober 2017.

Bertempat di Student Center UNS ,Seminar Pra Nikah ini mengusung tema “Merajut Cinta dan Cita, Bersama Sampai Surga”. Sebagai pembicara dalam kegiatan seminar ini adalah Cahyadi Takariawan beserta istrinya yaitu Ida Nur Laila, kedua nya merupakan pasangan suami istri Konselor Pernikahan yang merintis Jogja Family Center dan Rumah Keluarga Indonesia , Sebagai keynote speaker adalah Drs. KH. Charis Muanis BA  dari Kemenag Surakarta.

Kegiatan Seminar Pra Nikah ini sekaligus Grand Opening Sekolah Pra Nikah yang memasuki angkatan ketujuh.  Dibuka secara resmi oleh Prof. Drs. Sutarno, M.Sc, Ph.D Ketua Presidium Takmir Masjid Nurul Huda. Seminar Pra Nikah ini dihadiri 550 peserta.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun pribadi seseorang untuk menyiapkan diri menuju pernikahan yang baik. Mempunyai persiapan yang matang bukan hanya keberanian dan material, namun juga ilmu yang berkaitan dengan pernikahan adalah hal utama untuk nantinya membina rumah tangga yang bahagia dan berkualitas.

Karena pernikahan adalah bagian dari ibadah maka mempersiapkan rumah tangga memerlukan persiapan yang cukup baik dalam segi ilmu, keberanian, material dan juga agar dapat merajut cinta dan cita bersama-sama hingga sampai surga kelak.

1000 Santri TPQ se – Solo Raya Peringati Kemerdekaan dengan Wisuda Tahfidz Surah An – Naba

1000 Santri TPQ se – Solo Raya Peringati Kemerdekaan dengan Wisuda Tahfidz Surah An – Naba

Bagi mayoritas orang, akhir pekan merupakan waktu bersantai yang khusus dihabiskan bersama keluarga. Entah dengan pergi ke tempat rekreasi atau sekedar berada di rumah. Tapi berbeda dengan yang dilakukan oleh ribuan anak di Solo dan sekitarnya ini. Ahad ,27 Agustus 2017, bersama dengan keluarganya mereka berkumpul di Masjid Nurul Huda UNS guna mengikuti acara Wisuda Tahfidz Surah An – Naba yang diikuti oleh 1000 Santri TPQ se – Solo Raya.

Acara yang berlangsung sejak pagi sampai dzuhur ini menghadirkan Ustadz Syihabbuddin Al Hafidz selaku Mudir Ma’had Isy Karima dan Prof Zainal Arifin selaku ketua MUI Solo. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pada orang tua dan pembimbing agar senantiasa bersemangat dalam mendekatkan anak-anak pada Al-Quran. “Al-Quran adalah pedoman hidup bagi umat manusia, sehingga kita perlu menanamkan nilai-nilai Al-Quran dalam jiwa setiap anak-anak sejak ia kecil. Jangan sampai kita lalai dalam mendidik anak-anak kita, padahal mereka adalah investasi yang berharga bagi kita. Oleh karena itu, kita harus hadir dan mendampingi mereka dalam masa pertumbuhannya”.

Lebih lanjut, acara yang diselenggarakan oleh LKG Solo dan Takmir Masjid Nurul Huda UNS ini digelar salah satunya bertujuan untuk mensyukuri nikmat Kemerdekaan yang Allah berikan pada bangsa kita melalui perjuangan para Pahlawan, ungkap Suwarto selaku panitia. Beliau melanjutkan, “seharusnya kita memperbanyak hal-hal yang bermanfaat seperti ini dalam mengisi kemerdekaan. Kita ingin mengajarkan pada anak-anak bahwa mensyukuri kemerdekaan tidak terbatas pada acara-acara seperti pawai atau karnaval, tapi juga dengan mengisi keseharian kita dengan hal-hal yang bermanfaat seperti ini, dan itu adalah salah satu jiwa pahlawan”.

Takmir Masjid Nurul Huda UNS ini sendiri berkomitmen dalam membina dan menjaga karakter anak-anak sejak dini serta masyarakat pada umumnya. Diantaranya dengan menyelenggarakan program-program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat seperti dusun binaan, TPA binaan hingga bakti social. Program-program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Takmir Masjid Nurul Huda UNS dengan Lazis UNS maupun Lembaga Dakwah Kampus. Selain itu ada pula event akbar seperti Holiday with Quran for Kids, Pesantren Rohis, Camping Quran, Indonesia Mendongeng, Silaturahim Akbar Guru TPQ se – Solo Raya dan lain sebagainya.

Kita berharap, acara Wisuda Tahfidz ini memberikan dan menularkan keberkahan bagi seluruh bangsa Indonesia, ujar Wahab selaku ketua panitia.

ITIKAF KAMPUS RAMADHAN UNS

ITIKAF KAMPUS RAMADHAN UNS

Masjid Nurul Huda UNS kembali memfasilitasi jamaah yang ingin melaksanakan i’tikaf di bulan suci ramadhan tahun ini. Sebagaimana pelaksanaan tahun kemarin, jamaah dapat memilih program i’tikaf yang sesuai dengan target ibadah personal.

1. ITIKAF QUR’ANI

Adalah program i’tikaf yang diselenggarakan oleh Masjid Nurul huda dengan target mendekatkan dan membantu jamaah untuk berinteraksi lebih banyak dengan Al Qur’an. Baik memperbaiki bacaan atau menghafal Al Qur’an.

Pelaksanaan : 15 – 22 Juni 2017 di Masjid Nurul Huda.

Program:
1. Target Hafal 3 Juz
2. Bimbingan Tahsin/ Tahfidz
3. Kajian Pagi dan Sore

Biaya Kegiatan : Rp 300.000,00
Fasilitas:
Makan, coffebreak, laundry, pendampingan tahsin/ tahfidz, hadiah, tempat nyaman.

Registrasi:
Putra : 085725503755 (Zamzam)
Putri : 081215312469 (Nafi)

Rekening Pendaftaran
0370829014 BNI Cabang Surakarta an. Wulan Nurjanah.
Konfirmasi pasca pembayaran 08568133633 (Wulan)

2. ITIKAF REGULER

Adalah program Masjid Nurul Huda memfasilitasi jamaah yang ingin melaksanakan program itikaf mandiri.

Pelaksanaan 15-22 Juni 2017 di Masjid Nurul Huda.

Biaya Kegiatan : Gratis
Fasilitas:
Sahur, Buka Puasa, tempat nyaman.

Registrasi:
Putra : 085297306067
Putri : 081804738260

Registrasi on desk : setiap hari jam 20-22 WIB.

Takmir Masjid Nurul Huda UNS juga memfasilitasi jamaah yang ingin menunaikan i’tikaf hingga hari terakhir Ramadhan.

Program I’tikaf ini akan dibuka secara resmi, Kamis 15 Juni 2017 diawali dengan sholat isya dan tarawih berjamaah.

Kuliah perdana Itikaf Kampus Ramadhan UNS akan disampaikan oleh
1. Prof. Dr. Zainal Arofin Adnan, dr. Sp.PD-KR FINASIM (Ketua MUI Kota Surakarta)
2. Ust. Hakimudin Salim, Lc., M.A. (Kandidat Ph.D, Universitas Islam Madinah)

 

Muslimah Nurul Huda Kunjungi Masjid Jogojaryan

Muslimah Nurul Huda Kunjungi Masjid Jogojaryan

Komunitas Muslimah Nurul Huda UNS mengadakan kunjungan dengan tema “Wisata Ruhani Komunitas Muslimah Nurul Huda Uns” di Masjid Jogokariyan Jogjakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 11 Mei 2017 bertepatan dengan hari libur nasional.

Diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu berkaitan dengan kegiatan muslimah Nurul Huda. Serta mempererat silaturahim muslimah Nurul Huda yang pengurusnya adalah dosen dan karyawan muslim UNS.

Studi Ruhani ini memilih Masjid Jogokariyan karena merupakan salah satu masjid percontohan nasional dengan manajemen yang sudah tertata.

Sebagaimana disampaikan perwakilan Takmir Masjid yang menyambut rombongan Komunitas Muslimah Nurul Huda,  manajemen yang di terapkan di masjid tersebut adalah dengan suatu rumus yaitu S=F+K yang berarti “K” merupakan “kepentingan” , “F” adalah “fungsi”, serta “S” untuk “Sikap”.

Artinya  suatu masjid pastinya mempunyai tugas dan fungsi dalam membangun  dakwah dilingkungan, kemudian kepentingan masjid ini untuk apa dan siapa. Baik pengurus maupun jamaah di lingkungan, bersama sama mempunyai kepentingan yang sama yaitu memakmurkan masjid. Dari fungsi dankepentingan ini maka lahirlah sikap yaitu bergerak untuk mewujudkan kemakmuran dari masjid tersebut.

Muslim Sehat, Ibadah Hebat

Muslim Sehat, Ibadah Hebat

UNS, Surakarta – Tidak kurang dari 1 bulan lagi, bulan Ramadhan nan agung akan hadir menyapa kita. Berbagai persiapan hendaknya segera dipenuhi agar kita benar-benar siap ketika Ramadhan datang. Termasuk diantaranya menyiapkan fisik yang sehat dan kuat sehingga kita bisa beribadah tanpa diganggu rasa sakit.

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1438 H ini pula, takmir Masjid Nurul Huda UNS me-launching Gerakan Muslim Sehat Ibadah Hebat yang dilaksanakan pada Ahad, 30 April 2017 kemarin.

Selain melaunching Gerakan Muslim Sehat Ibadah Kuat, acara ini juga dibungkus dengan turnamen olahraga yang bertajuk Muslim Students Solidarity Games. Turnamen yang mempertemukan aktivis dakwah antar fakultas ini mempertandingkan 4 ajang perlombaan, yaitu futsal, bulutangkis, tenis meja dan panahan.
Acara yang dilaksanakan sejak pagi ini dibuka secara resmi oleh  Drs. Agus Hari Wibowo, M.A., Ph.D selaku instruktur olahraga sekaligus atlet bulutangkis UNS. Di hadapan ratusan peserta, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga, apalagi bagi seorang aktivis dakwah yang memiliki mobilitasi tinggi. Dengan fisik yang sehat dan kuat, kita bisa beribadah dengan optimal serta bisa menjalani aktivitas yang padat dengan baik.

“Insya Allah kita sudah menyiapkan acara lanjutan dari gerakan ini. Jamaah bisa memilih beberapa olahraga yang sudah rutin kita laksanakan, seperti futsal setiap selasa pagi, bulutangkis setiap jumat pagi, dan tenis meja serta bola voly setiap hari sabtu pagi. Kita berharap setidaknya ada satu olahraga yang jamaah bisa ikuti secara rutin”, ujar Suwarto A.Md selaku penanggung jawab acara.

Selain launching Gerakan Muslim Sehat Ibadah Hebat, Takmir Masjid Nurul Huda UNS juga akan menggelar berbagai kegiatan lain dalam rangka menyemarakkan bulan Sya’ban dan menyambut bulan Ramadhan, diantaranya Kajian Fikih Ramadhan yang akan dilanjutkan dengan Buka Bersama Puasa sunnah setiap hari Senin, Kamis dan Ayyamul bidh serta sejumlah event lain.

Mahasiswa, Guru Hingga Anggota TNI Hadiri Seminar Pra Nikah Di UNS

Mahasiswa, Guru Hingga Anggota TNI Hadiri Seminar Pra Nikah Di UNS

Takmir Masjid Nurul Huda UNS bekerja sama dengan LSM Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) Benih Surakarta adakan Seminar Pra Nikah pada 19 Maret 2017.

Menghadirkan Kang Abay (Motivasinger) dan Mbak Vida (Ketua KPPA Benih), acara yang digelar sejak pagi sampai siang ini berhasil menyedot perhatian banyak pihak. Sekitar 1000 peserta hadir memenuhi aula gedung F FKIP UNS. Uniknya, acara ini tak hanya dihadiri oleh kalangan mahasiswa se-Solo raya saja, namun juga dihadiri kalangan guru dan bahkan anggota TNI.

Dalam sambutannya, Bapak Suwarto A.Md selaku penanggung jawab harian Takmir NH menyampaikan bahwa Masjid Nurul Huda melalui Nurul Huda Family Center berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan berbagai macam pembinaan. Salah satu sasaran pembinaan tersebut adalah pembinanan terhadap keluarga sebagai sel terkecil dalam masyarakat, mulai dari persiapan pernikahan hingga pasca pernikahan (parenting) termasuk diantaranya NH menyediakan jasa paket walimah syar’i.

Di hadapan peserta, Kang Abay mengajak para peserta agar senantiasa memantaskan diri setiap waktunya, mengisi hari-harinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan menyiapkan rencana berkeluarganya dengan sebaik-baiknya, karena separuh usia kita nanti akan kita lalui bersama pasangan kita masing-masing.

“Tingginya antusiasme peserta, khususnya peserta putra ini semakin menguatkan kami untuk membuka Sekolah Pra Nikah kelas Putra”, kata mbak Vida selaku pembicara sekaligus pengelola Sekolah Pra Nikah.

Sebagai informasi, seminar ini merupakan acara penutup dari rangkaian Sekolah Pra Nikah kelas putri angkatan ke – 6 yang berlangsung sejak Oktober – Desember 2016 kemarin.

UNS Lanjutkan Tradisi Khataman Al Qur’an Peringati Dies Natalis

UNS Lanjutkan Tradisi Khataman Al Qur’an Peringati Dies Natalis

Tahun ini merupakan tahun ke 4 pelaksanaan khataman Al Qur’an untuk memperingati dies natalis UNS. Sebagai universitas negeri, UNS tercatat memiliki jumlah hafidz qur’an terbanyak di Indonesia. .

Pada masa kepemimpinan Prof. Ravik Karsidi, UNS memberikan apresiasi kepada calon mahasiswa yang mempunyai sertifikat hafiz berupa poin tambahan dan menjadi perguruan tinggi pertama yang memberikan apresiasi kepada calon mahasiswa yang mempunyai sertifikat hafiz.

UNS memberi batas hafalan calon mahasiswa, yaitu minimal 15 juz. Dari jumlah juz yang dihafal calon mahasiswa akan mendpatkan skala poin yang akan menjadi pertimbangan. Mereka yang hafal 30 Juz memiliki skala sama dengan peraih prestasi olimpiade sains internasional. .

Selain itu, hafalan calon mahasiswa tersebut juga akan dites lagi hafalannya serta tetap mempertimbangkan nilai akademik yang dimilikinya. Nilai akademik dijumlah dengan poin dari sertifikat hafiz disesuaikan dengan passing grade program studi yang dituju.

In picture: Prof. Ravik Karsidi berbincang dengan Menristekdikti Prof. Muhammad Nasir dalam kegiatan Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diselenggrakan Jum’at 10 Maret 2017 di Masjid Nurul Huda UNS.

FSLDK Indonesia Dukung Kegiatan Khataman Al Qur’an Perguruan Tinggi Se-Indonesia

FSLDK Indonesia Dukung Kegiatan Khataman Al Qur’an Perguruan Tinggi Se-Indonesia

Gerakan Subuh Jamaáh Nasional (GSJN) telah menginjak kali ke 18. Agenda yang rutin diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus se-Indonesia tersebut, selalu mengangkat permasalahan-permasalahan teraktual di Indonesia. Sebagaimana GSJN #18 yang dilaksanakan pada Jumat (10/03/2017), FSLDK Indonesia mengangkat tema“Membangun Generasi Pewaris Negeri Menuju Indonesia Jaya” dengan tajuk spesial Kampus Nusantara Mengaji.

Agenda berbeda dilangsungkan pada GSJN #18 kali ini, yaitu khataman qurán yang diselenggarakan secara serentak bersama 40 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam FSLDK Indonesia. GSJN #18 yang diselenggarakan serentak di 40 PerguruanTinggi se Indonesia ini, juga terhubung melalui Video Conference Sambutan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MENRISTEKDIKTI) yang berpusat di Masjid Nurul Huda UniversitasSebelasMaret (UNS) Surakarta. Selain itu, agenda ini didukung dengan hadirnya beberapa tokoh nasional yang turut memberikan sambutan diantaranya, Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA, Prof. H.M. Mahfud M.D., S.H., S.U. dan Dr. (H.C) H. Ary Ginanjar Agustian. Menristekdikti secara langsung memimpin khatmil Qurán yang dilanjutkan doa oleh Ketua MUI Solo Prof. Zainal Arifin Adnan.

Antusiasme yang sangat baik ditunjukkan dari membludaknya peserta GSJN #18 hingga mencapai 1500 jamaáh menyesaki Masjid Nurul Huda UNS. Hal yang serupa tampak juga dari antusiasme jamaáh yang juga melaksanakan GSJN di 40 masjid kampus se-Indonesia.

“Masa-masa keemasan yang dulunya menghiasi lembaran sejarah umat manusia, sekarang hanya menjadi nostalgia manis pengisi kenangan umat muslim. Kemudian, kita tidak bisa tinggal diam menyaksikan Islam berada di titik nadir. Pelaksanaan GSJN ini, menjadi wujud komitmen kami dan seluruh mahasiswa Indonesia untuk memuliakan al-qurán dan menjaga waktu subuh untuk menyongsong kebangkitan islam.” Terang Hanafi Ridwan Dwiatmojo, Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia.

Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi se-Indonesia

Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi se-Indonesia

Menristekdikti M Nasir meluncurkan Gerakan Kampus Nusantara Mengaji di Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/3) malam. Peluncuran yang dirangkai dengan acara peringatan Dies Natalis Ke-41 UNS itu sekaligus menandai deklarasi gerakan serupa di 40 kampus negeri seluruh Indonesia.

Hadir dalam acara itu antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Mendikbud Muhammad Nuh, Pendiri ESQ Ary Ginanjar, dan Rektor UNS Prof Ravik Karsidi. Rektor UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khataman Al Qur’an telah menjadi agenda rutin dalam kegiatan dies natalis UNS sejak tahun 2014.

“Saya yakin dengan menghatamkan Al Quran dapat memperkuat mental mahasiswa serta meminimalkan gerakan radikalisme di kampus,” ujar Menristekdikti. Sementara mantan Mendikbud M Nuh mengungkapkan bahwa ide dasar Kampus Nusantara Mengaji adalah untuk memberikan penghargaan kepada anak-anak yang hafal Al Quran.

“Kita semua ingin memberikan penghargaan apa pun yang punya prestasi. Jika selama ini prestasi diukur oleh olimpiade-olimpiade, mengapa pihak terkait tidak mengakui prestasi menghafal Al Quran,” kata dia. Mahfud MD yang juga memberikan sambutan menambahkan bahwa mahasiswa sebaiknya tidak hanya mengembangkan aspek rasional, tapi juga harus mengasah keimanan dan spiritual.

Dalam kegiatan Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi Se -Indonesia kali ini didukung juga oleh FSLDK Indonesia yang mengkoordinir 41 kampus yang terlibat dalam kegiatan ini.