Hadirkan Mahfud MD, Grand Opening AAI Mengajak Mahasiswa Baru Bermimpi Besar

Hadirkan Mahfud MD, Grand Opening AAI Mengajak Mahasiswa Baru Bermimpi Besar

Grand Opening Asistensi Agama Islam (GO AAI) akan diadakan sebagai rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru UNS. Program yang diadakan Biro AAI UNS ini merupakan tanda dimulainya program Asistensi Agama Islam bagi mahasiswa baru.

Pada awal tahun akademik ini GO AAI akan dilaksanakan dua hari. Hari pertama, Jumat (18/08) dengan peserta mahasiswa FP, FK, FMIPA, dan FT di Auditorium UNS.  Kemudian pada hari selanjutnya Sabtu (19/08) GO AAI dilaksanakan di Masjid Nurul Huda UNS untuk mahasiswa FKIP, FH, FISIP, FEB, FIB, dan FSRD.

Rektor UNS Prof. DR. Ravik Karsidi MS akan memberikan sambutan pada kegiatan yang menghadirkan setidaknya 6900 peserta ini. Sedangkan untuk pengisi acara, di hari pertama akan disampaikan materi oleh Prof. Dr. Moh. Mahfud M.D., Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 yang juga guru Besar FH-UII Yogyakarta. Selanjutnya untuk hari kedua, pemateri merupakan trainer ESQ Bramanto Wibisono.

Dengan mengusung tema “Bersama AAI, Raih Prestasi, Menjadi Insan Cendekia Berakhlak Mulia”, pada acara tersebut sesi materi akan dilanjutkan dengan sesi training yang akan mengajak mahasiswa berpikir lebih konkret mengenai aksi nyata menjadi insan cendekia yang berakhlak mulia.

Asrori, Ketua Biro AAI UNS, menyatakan bahwa selain mengenalkan mahasiswa baru dengan program AAI, GO AAI ini juga mengajak mahasiswa muslim untuk berprestasi dan bermimpi besar.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa baru untuk brainstorming, memilih mimpi sebesar mungkin dan memberi semangat untuk mewujudkannya. Kami menyediakan lembar penulisan cita-cita disertai target-target waktu mewujudkannya. Mahasiswa muslim harus punya mimpi, mimpi yang besar tentunya. Karena ketika punya mimpi yang besar, hari-harinya akan diisi dengan penuh prestasi, prestasi untuk mewujudkan mimpi yang besar yang sudah dicita-citakan” ungkap Asrori.

 

Sumber : Biro AAI UNS

Melahirkan Mahasiswa Yang Da’i Lewat Training Da’i Muda

Melahirkan Mahasiswa Yang Da’i Lewat Training Da’i Muda

Biro AAI UNS bekerja sama dengan takmir Masjid Nurul Huda UNS menyelenggarakan Training Da’i/Da’iyah Muda (TDM) Universitas Sebelas Maret. TDM kali ini merupakan periode keempat setelah sukses diselenggarakan pada 3 tahun sebelumnya.

Dengan mengangkat tema “Membentuk Generasi Da’i Cendekia sebagai Gerbang menuju Kejayaan Islam”, training ini merupakan bekal bagi calon Asisten Agama Islam, dan juga terbuka untuk seluruh mahasiswa muslim UNS.

“TDM adalah agenda rutin yang dilakukan guna mengkader da’i/da’iyah muda di UNS. Secara khusus untuk calon Asisten AAI, dan secara umum untuk seluruh mahasiswa muslim UNS. Karena pada dasarnya setiap diri kita adalah da’i sebelum menjadi yang lainnya”, ujar Asrori, Ketua Biro AAI UNS dalam sambutannya di awal TDM.

TDM #4 dilaksanakan dalam empat pertemuan yang dimulai pada hari ini, Sabtu (29/4) dari pukul 08.00 hingga 12.00 di Ruang Seminar NHIC UNS dan akan dilanjutkan pada tanggal 6, 13, dan 20 Mei 2017 mendatang.

Sesi pertama disampaikan materi ‘Pengertian dan Urgensi Dakwah’ oleh Ustadz Hatta Syamsuddin, Lc dan dilanjutkan oleh Ustadz Dr. Sc. Agr. Rahayu, S.P., M.P. pada sesi berikutnya dengan materi ‘Strategi dan Metodologi Dakwah’.

Pertemuan pertama ini telah menarik paling tidak 218 peserta yang terdiri dari 57 orang laki-laki dan 161 orang perempuan.

Pelantikan Strutur Pengelola Biro AAI UNS

Pelantikan Strutur Pengelola Biro AAI UNS

10660131_1581628738829891_8751495876043515483_n

Memasuki semester baru tahun akademik baru 2015/2016, Biro Asistensi Agama Islam melaksanakan perubahan struktur organisasi. Sejumlah 160 orang pengelola baru Biro AAI  dari 10 fakultas dilantik oleh Drs. Hassan Suryono S.H., M.H., M.Pd dari Pusat Pengembangan dan Pengelolaan Mata Kuliah Umum (P3MKU) UNS.

Cahyo Yuwono, Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP terpilih menggantikan Subhan Abdul Azis sebagai Kepala Biro AAI 2016. Serah terima jabatan di simbolkan dengan penyerahan bendera dari Kabiro lama kepada Kabiro baru. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Seketaris LPPMP UNS Dr. Sarwanto.

Diharapkan dengan struktur baru ini, pengelolaan Asistensi Agama Islam yang merupakan program turunan dari Mata Kuliah Umum Agama Islam dapat berjalan lebih baik.

Semarak Muharam Universitas Sebelas Maret 1437 H

Semarak Muharam Universitas Sebelas Maret 1437 H

SEMARAK_MUHARAM

03 Oktober
Grand Opening Sekolah Pra Nikah

Tempat : Ruang Seminar Masjid NH
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Pembicara:
~ Ayu (Author “Assalamu’alaikum Sally”)
~Vida Robi’ah Al Adawiyah (Ketua KPPA Benih)

11 Oktober
Lomba TPQ se-Solo Raya

Tempat : Masjid NH
Waktu : 07.00 WIB – selesai
Penampilan Spesial:
Kak Bimo (Master Dongeng Indonesia)

13 Oktober
Tabligh Akbar Dakwah Nusantara

Tempat : Aula Utama Masjid NH
Waktu : 19.30 WIB – selesai
Pembicara:
~ Ustadz DR. Tiar Anwar Bachtiar (Ketua Umum Pemuda PERSIS/ Sejawaran)
~Ustadz Rahmat Abdullah (penulis Trilogi Revolusi Islam di Tanah Jawa)

14 Oktober
Launching Gerakan Nasional Sholat Shubuh Berjama’ah
: serentak di 11 universitas

Tempat : Aula Utama Masjid NH
Waktu : 04.00 WIB – selesai
Pembicara:
~ Ustadz DR. Muindinllah Basri, MA

14 Oktober
Turnamen Futsal NH Cup

17 Oktober
Seminar Kepemudaan ‘Wasiat Emas Bagi Pemuda Sebagai Pelopor Kebangkitan Islam’

Tempat : Masjid NH
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Pembicara:
~ DR. H. Adyaksa Dault, S.H, M.Si (Ketua Kwarnas Pramuka, Menpora 2004 – 2009)
~M. Ikhlas Tamrin (Presiden BEM UNS 2004, Pengusaha)

25 Oktober
Bincang-Bincang Muslimah (BBM)

Tempat : Aula Pascasarjana UNS
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Pembicara: Ria Ricis (Artis Selebgram)

27 Oktober
Nikah Massal
:(Akad baru dan sidang isbat asangan dhuafa)

Kerjasama Lazis UNS, PPPA Darul Qur’an, Pemkot Surakarta
Tempat: Balaikota Surakarta

30 Oktober – 1 November
Camping Qur’an

Tempat : Masjid Nurul Huda

01 November
Silaturahim Guru TPQ se-Solo Raya

Tempat : Ruang Seminar Masjid NH
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Pembicara:
~ KH. Syuhada Basri (Dewan Dakwah Islam Indonesia)
~ Ustadz Budi Ashari, LC (Pembina Parenting Nabawiyah)

08 November
Santunan Anak Yatim

Tempat : Masjid Nurul Huda UNS

Info lebih lanjut:
0821 3766 0002

-Takmir NH-Laziz UNS-JN UKMI-SKI FKIP UNS-BPPI FEB UNS-UKM Ilmu Qur’an-FSLDK Indonesia-Biro AAI UNS

Mahasiswa UNS Mengawali Tahun Akademik dengan Menulis AL Qur’an

Mahasiswa UNS Mengawali Tahun Akademik dengan Menulis AL Qur’an

 

 

DSC_1668

Mengawali tahun akademik 2015, ribuan mahasiswa UNS 2015 memenuhi kompleks Masjid Nurul Huda UNS. Kehadiran mereka pagi itu adalah dalam rangka pembukaan kegiatan akademik Asistensi Mata Kuliah Umum Agama islam. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Asistensi Agama Islam UNS (Biro AAI UNS) ini mengambil tajuk “UNS Menulis AL Qur’an: Khotmil Qur’an Bil Qolam”. Bekerjasama dengan Yayasan Indonesia Menulis AL Qur’an (Yasin Amal), para mahasiswa diajak untuk berinteraksi dengan Al Qur’an lewat kegiatan menulis.

UNS Mengawali Tahun Akademik 2015/2016 dengan Menulis Al Qur’an

UNS Mengawali Tahun Akademik 2015/2016 dengan Menulis Al Qur’an

UNS MENULIS

Menandai dimulainya tahun akademik 2015/2016, Biro Asistensi Agama Islam Mata kuliah Umum Agama Islam Universitas Sebelas Maret  (Biro AAI UNS) mengajak ribuan mahasiswa baru untuk bersama-sama menulis AL Qur’an. Bekerjasama dengan yayasan Indonesia menulis Al Qur’an kegiatan ini akan berlangsung pada Sabtu 29 Agustus 2015 di Masjid Nurul Huda UNS.

Menghadirkan sekitar 6000 peserta yang merupakan mahasiswa baru UNS, peserta akan diajak untuk lebih dekat dengan Al Qur’an lewat kegiatan membaca dan menulis Al Qur’an atau yang dikenal dengan istilah “Khotmil Qur’an bil Qolam”. Metode ini dikembangkan oleh Yayasan Indonesia Menulis Al Qur’an. Lewat metode ini pengajaran Al Quran akan bias terasa  lebih mudah. Metode yang dipakai adalah dengan cara menulis Al Quran dengan cara menebalkan. Dari target peserta yang hadir diharapkan akan menyelesaikan penulisan 11 kali Al Qur’an.

UNS menjadi Perguruan Tinggi  pertama yang menyelenggarakan kegiatan menulis Al Qur’an secara berjamaah ini.  Kegiatan yang akan dihadiri oleh Rektor UNS Prof. DR. Ravik Karsidi, MS ini juga akan diisi tausyiyah oleh DR. Haidar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Irjenpol (purn) Anton Tabah.

Dengan tema “Bersama AAI menjadi Pribadi Qur’ani”, diharapkan para mahasiswa UNS dapat membekali dirinya dengan nilai-nilai Qur’an dalam setiap aktifitas kehidupan di Kampus dan dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Sehingga akan melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya cendekia berwawasan keilmuan, namun juga memiliki bekal keimanan dan ketaqwaan.

 

TDM #2, Cetak Generasi Dai Daiyah Rabbani

TDM #2, Cetak Generasi Dai Daiyah Rabbani

tdmSadar akan pentingnya generasi pendakwah di masa mendatang, Biro Asistensi Agama Islam (Biro AAI) bekerja sama dengan Takmir Masjid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta adakan Training Dai Daiyah Muda (TDM) periode kedua. Selama empat pertemuan berturut-turut yaitu tanggal 10, 17, 23, 30 Mei 2015, peserta diberi bekal untuk menjadi da’i dan da’iyah berkualitas.

“Harapannya setelah usai mengikuti training, para peserta ini bisa memberi dakwah di lingkungan sekitarnya, seperti di kos dan di UKM (unit kegiatan mahasiswa—Red) yang mereka ikuti. Misal diminta mengisi di pengajian RT pun mereka siap,” ujar Putri Dwi, panitia acara. Berbeda dengan TDM periode pertama yang mengambil peserta dari para asisten AAI UNS, TDM periode kedua dibuka untuk mahasiswa UNS umum angkatan 2012, 2013, dan 2014. Selain itu, syarat menjadi peserta TDM periode kedua adalah mereka belum pernah mengikuti TDM periode pertama.

Sebagai pembuka pertemuan pertama, Rektor UNS, Ravik Karsidi memberi tauziah di hadapan 150 peserta, Minggu (10/5/2015). Dengan antusias, peserta yang memenuhi ruang Seminar Nurul Huda Islamic Center ini mendengarkan paparan Ravik mengenai tugas dan tanggung jawab petugas dakwah. Ravik memaparkan tugas profesional seorang dai maupun daiyah adalah mengajak sasaran dakwah untuk berbuat baik (amar ma’ruf nahi munkar). Namun demikian, seorang pendakwah harus memiliki kemampuan memahami penggunaan metode, teknologi atau cara komunikasi serta informasi yang terus menerus berkembang sesuai dengan kemajuan dan kebutuhan masyarakat. Kompetensi lain yang harus dimiliki petugas dakwah menurut Ravik yaitu keahlian yang bersifat khusus, tingkat pendidikan/latihan minimal sebagai prasyarat untuk menjadi petugas dakwah.

Menjelaskan tanggung jawab kompetensional seorang petugas dakwah, Ravik berujar,”Setidaknya empat tanggung jawab terkait dengan syarat kompetensi dakwah yaitu, penguasaan isi dan metodologi, kepribadian, sosial, dan profetik”. Di kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan yang juga merupakan dekan terpilih untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) periode 2015-2019, Joko Nurkamto menjelaskan bentuk-bentuk dakwah yang ada di masyarakat kita seperti dakwah dengan ucapan, dakwah melaui ibadah, majelis taklim, infak atau kedermawanan, dan perbuatan baik.

Dijadwalkan pertemuan kedua pada 17 Mei 2015, TDM periode kedua akan diisi oleh Zainal Arifin Adnan dan Djatmiko. Sedang pertemuan ketiga, peserta akan bertemu dengan Syarfi’i dan M. Furqon Hidayatullah. Terakhir, Sutarno, Rahayu dan juga Rianna Wati akan mengisi di pertemuan pada tanggal 31 Mei 2015. [] (nana.red.uns.ac.id)

Sumber : uns.ac.id

UNS Selenggarakan Training Da’i/ Da’iyah Muda 2015

UNS Selenggarakan Training Da’i/ Da’iyah Muda 2015

IMG_9829Minggu (10/5), Takmir Masjid Nurul Huda UNS bekerja sama dengan Biro AAI UNS mengadakan agenda tahunan, yakni Training Da’I dan Da’iyah Muda (TDM). Program TDM tahun ini adalah untuk kedua kalinya berhasil dilaksanakan kembali, setelah tahun lalu juga terlaksana.

TDM periode kedua ini diikuti kurang lebih sebanyak 150 peserta. Dimana mayoritas peserta adalah angkatan 2013 dan 2014. Bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS, Grand Opening TDM resmi dibuka pada minggu (10/5) pagi.

Pada pertemuan perdana sekaligus GO TDM, materi training disampaikan langsung oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi M.S. Sedangkan untuk pembicara kedua adalah Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., beliau adalah Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS.

Rektor UNS dalam paparan materinya menyampaikan harapannya bahwa dengan kegiatan training Da’i ini melahirkan mahasiswa Muslim yang cerdas secara akademis dan juga mampu berkarya dalam pembinaan keagamaan di masyarakat luas.

Pasca penyampaian materi, dilanjutkan diskusi. Dalam diskusi, para peserta diberikan pengarahan untuk menyiapkan bahan materi bahan taujih. (Rahmat)

Training Da’i – Da’iyah Muda UNS 2

Training Da’i – Da’iyah Muda UNS 2

TRAINING DAI 2015 COVER

Biro Asistensi Agama Islam Universitas Sebelas Maret dan Takmir Masjid Nurul Huda UNS, kembali menyelenggarakan “Training Da’i – Da’iyah Muda Universitas Sebelas Maret Periode 2 Tahun 2015”

Kegiatan ini akan berlangsung setiap Ahad selam bulan Mei (4 pertemuan) bertempat di ruang seminar Masjid Nurul Huda UNS.

Para peserta akan dibekali materi yang akan berguna saat mereka terjun dalam kegiatan dakwah di masyarakat.

Pemateri :
10 Mei 2015 : Prof. DR. Ravik Karsidi, MS (Rektor UNS) & Prof. DR. Joko Nurkamto, M.Pd (Ketua LPP UNS)

17 Mei 2015 : Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Adnan, Sp. PD-R., Finasim (Dekan FK UNS) & Prof. DR. Djatmiko, MA (Ketua Jurusan sastra Inggris FIB UNS)

23 Mei 2015 : Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd (Dekan FKIP UNS) & Dr. Eng. Ir. Syafi’i, MT (Dosen FT, Presidium Takmir Masjid Nurul Huda UNS)

31 Mei 2015 : Prof. Drs. Sutarno, M.Sc (Wakil Rektor 1 UNS, Ketua Presidium Takmir Masjid Nurul Huda UNS), Dr. Sc. Agr. Rahayu, SP., MP. (Ketua Unit Pelaksana KKN UNS), Rianawati, MS (Dosen Sastra Indonesia FIB UNS)

Kegiatan ini terbuka untuk Mahasiswa angkatan 2012-2014. Gratis.

Informasi dan pendaftaran:
Putra (085 640 143, 843)
Putri (085729 122 611)

Pendaftaran via SMS, ketik : nama_prodi/fak/angkatan.
Pendaftaran maksimal 8 Mei 2015

UNS Ber-Sholawat dalam Rangka Semarak Dies Natalis UNS ke-39

UNS Ber-Sholawat dalam Rangka Semarak Dies Natalis UNS ke-39

IMG_0604Selasa (10/3), kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta yang berdiri pada tanggal 11 Maret 1976, akan memperingati hari beridirinya kampus tersebut. Seperti pada Universitas pada umumnya, Dies Natalis adalah agenda tahunan kampus. Begitu juga bagi Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang disingkat UNS.

Namun, hal yang paling menarik dari Dies Natalis yang ke-39 ini, semarak dies natalis diawali dengan semaan dan khataman Al Qur’an serta shalawatan bersama Habib Syeh ibn Abdul Qodir Assegaf. Dies natalis dengan konsep nuansa spiritualitas, merupakan untuk pertama kali dalam sejarah UNS.

Setelah pada hari sebelumnya Semaan dan Khataman Al Qur’an diawali dengan seminar Al Qur’an dan Sains yang dibuka oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. Proses Semaan dan Khataman Al Qur’an berlangsung selama dua hari, dimulai hari senin (9/3) ba’da Dzuhur hingga selasa (10/3) ba’da isya yang di-khatam-kan oleh para hafidz dan hafidzoh mahasiswa UNS secara bergiliran.

Serangkaian acara Dies Natalis UNS yang ke-39, puncak acara diadakan acara Shalawatan bersama Habib Syeh ibn Abdul Qodir Assegaf. Turut dihadiri pula oleh pejabat pemerintah daerah dan pusat. Dari pemerintah pusat diwakilkan oleh Menristek (Riset dan Teknologi) dan Dikti (Pendidikan Tinggi), yaitu Prof. H. Muhammad Nasir, Ph.D.,Ak. Sedangkan dari pemerintah Kota Surakarta, turut hadir Bapak Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo. Acara Shalawatan ini juga akan diselingi oleh taujih dari ketua MK 2008-2013, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H.,M.H., mengenai betapa pentingnya nilai Al Qur’an dan Shalawat kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan manusia.

Malam puncak semarak Dies Natalis UNS yang ke-39, Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS., menyampaikan bahwa semenjak tahun 2011, UNS menerapkan kebijakan yaitu menerima prestasi calon mahasiswa/I UNS yang hafidz Qur’an. Dimana prestasi hafidz Qur’an ini dinilai setara dengan nilai prestasi juara olimpiade internasional. Hingga tahun 2015 ini, sudah ada 24 mahasiswa UNS yang hafidz Qur’an (hafal 30 Juz). Di akhir, beliau memberikan piagam kepada para mahasiswa hafidz dan hafidzoh UNS atas prestasi mereka.

Menteri Ristek dan Dikti dalam kesempatannya, memberikan apresiasi kepada UNS atas kebijakannya. Dalam mempertimbangkan prestasi calon mahasiswa yang hafidz Qur’an. Beliau juga berharap, bahwa perguruan-perguruan tinggi lain, baik negeri maupun swasta, mampu mengikuti jejak UNS tersebut.

Antusias jama’ah yang hadir sangat tinggi, karena perkiraan mencapai angkat 7000 orang. Hal ini bisa dilihat dari penuhnya setiap area masjid yang diperuntukkan bagi jama’ah. Tidak hanya disitu, jalanan dibagian sebelah timur masjid Nurul Huda UNS, juga dipenuhi oleh para jama’ah yang tidak kebagian tempat duduk didalam area masjid Nurul Huda UNS.

Di akhir acara, ditutup do’a bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, bersama seluruh jama’ah yang hadir. (Rahmat)