Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi se-Indonesia

Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi se-Indonesia

Menristekdikti M Nasir meluncurkan Gerakan Kampus Nusantara Mengaji di Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/3) malam. Peluncuran yang dirangkai dengan acara peringatan Dies Natalis Ke-41 UNS itu sekaligus menandai deklarasi gerakan serupa di 40 kampus negeri seluruh Indonesia.

Hadir dalam acara itu antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Mendikbud Muhammad Nuh, Pendiri ESQ Ary Ginanjar, dan Rektor UNS Prof Ravik Karsidi. Rektor UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khataman Al Qur’an telah menjadi agenda rutin dalam kegiatan dies natalis UNS sejak tahun 2014.

“Saya yakin dengan menghatamkan Al Quran dapat memperkuat mental mahasiswa serta meminimalkan gerakan radikalisme di kampus,” ujar Menristekdikti. Sementara mantan Mendikbud M Nuh mengungkapkan bahwa ide dasar Kampus Nusantara Mengaji adalah untuk memberikan penghargaan kepada anak-anak yang hafal Al Quran.

“Kita semua ingin memberikan penghargaan apa pun yang punya prestasi. Jika selama ini prestasi diukur oleh olimpiade-olimpiade, mengapa pihak terkait tidak mengakui prestasi menghafal Al Quran,” kata dia. Mahfud MD yang juga memberikan sambutan menambahkan bahwa mahasiswa sebaiknya tidak hanya mengembangkan aspek rasional, tapi juga harus mengasah keimanan dan spiritual.

Dalam kegiatan Khataman Al Qur’an Serentak Perguruan Tinggi Se -Indonesia kali ini didukung juga oleh FSLDK Indonesia yang mengkoordinir 41 kampus yang terlibat dalam kegiatan ini.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *