Mendikbud: Masjid Kampus Harus Dapat Memberi Manfaat Bagi Semua Spektrum

DSC_1330

Jakarta, 21 Juni 2014–Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Menyelenggarakan Lokakarya Nasional dengan tema Peran Serta Masjid Kampus dalam Membangun Karakter Mahasiswa Untuk Peradaban Indonesia yang Unggul bertempat di Hotel sahid Jakarta. Lokakarya ini dibuka secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.

Mendikbud dalam sambutannya menyatakan bahwa masjid kampus memiliki peran penting dalam sebuah perguruan tinggi. Mendikbud menjelaskan sedikitnya ada tiga peran masjid kampus ” Peran pertama adalah pencipta atmosfir kesejukan. Kalau atmosfir sejuk tanaman akan tumbuh dengan baik. Benih-benih kemuliaan akan tumbuh subur” ujar Mendikbud.

Peran kedua adalah masjid kampus harus ikut terlibat dalam proses menanam dan menyemai benih-benih kemuliaan. Masjid kampus dapat berperan serta mulai dari hal-hal seherhana seperti membantu proses pendaftaran mahasiswa baru, memberi informasi tempat kos, membantu mencari informasi keringanan biaya kuliah, bimbingan awal akademik, terlibat dalam pendidikan keagamaan dan hal lainnya.

Peran ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah ikut mencari benih. Mendikbud mengungkapkan bahwa masjid kampus bisa memberikan layanan bagi anak-anak sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah sebab mereka adalah benih-benih yang luar biasa. Mendikbud berpesan agar masjid kampus juga dapat memberikan manfaat untuk semua warga kampus, tidak hanya bagi yang satu akidah, ” Masjid kampus jangan sampai hanya bisa dirasakan satu spektrum, siapaun hendaknya bisa merasakan manfaat Masjid Kampus”, pungkas Mendikbud.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Hermawan Kresno Dipojono menyatakan bahwa kegiatan Loka karya ini selain dihadiri pengurus masjid kampus dari berbagai perguruan tinggi negeri dan Kopertis. ” Peserta paling barat berasal dari Unsyiah (Universitas Syiah Kuala, Aceh), sedangkan dari timur berasal dari Universitas Musamus Merauke”, jelas Hermawan. Pada kesempatan ini, Hermawan menyampaikan bahwa telah diterbitkan Buku Kumpulan Khotbah Seri Pertama dari Forum Masjid Kampus.

Ada tiga sub tema yang dibahas dalam loka karya ini yaitu Grand Disain Kaderisasi Kepemimpinan Bangsa Berbasis Masjid Kampus, Optimalisasi Peran Sarjana dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Mengembangkan Potensi Zakat Berbasis Jaringan Masjid Kampus. Adapun pembicara yang hadir dalam loka karya ini antara lain Ahmad Juwaini (Presiden Direktur Dompet Dhuafa), Illah sailah (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti), Hermawan Kresno Dipojono, Supriadi Rustad (Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti), M. Kamal Muzakki, Septian Firmansyah, Syarif Hidayat, Adriano Rusfi dan KH. Asep Zaenal Ausop.

Sumber: dikti.go.id

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *