Kunjungi UNS, Aher Motivasi Aktivis Dakwah Kampus

Kunjungi UNS, Aher Motivasi Aktivis Dakwah Kampus

11147570_445485582283010_2610832206351404705_n

SOLO – Pada Jumat (10/4) pekan ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Universitas Sebelas Maret atau UNS di Kota Solo, Jawa Tengah. Dalam kunjungannya, Gubernur yang akrab disapa Aher ini-selain menjadi khotib dan imam Sholat Jumat di Masjid UNS, ia juga sempat menjadi pembicara dan memberikan motivasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kampus Teknik (FULDKT) se-Indonesia, yang digelar di Islamic Center, Kampus UNS.

Dalam arahannya, Aher mengatakan sebagai insan muda di negeri ini, mahasiswa harus dapat menjadi unsur yang merubah kondisi bangsa. Dengan demikian, generasi muda dapat menghadirkan prestasi berupa manfaat dan maslahat untuk masyarakat banyak.

“Hadirkan kesalehan sosial, yaitu kesalehan yang dirasakan oleh orang lain ketika seseorang hadir di sebuah tempat, di sebuah kawasan semakin banyak masyarakat lain yang merasakan manfaat kehadiran kita, maka saat itulah derajat kesalehan sosial kita semakin tinggi di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkap Aher di hadapan para peserta Rakornas.

Selain itu, Aher pun mengajak kepada para mahasiswa agar dapat memiliki kemandirian dalam bidang ekonomi, seperti menjadi pengusaha dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia. Menurut Aher, Indonesia merupakan bagian dari kawasan selatan bumi, yang memiliki kekayaan melimpah, seperti SDA perikanan, pertambangan, dan yang lainnya.

“Indonesia pemilik ikan laut dan ikan tangkap terbesar atau nomor satu di dunia. Negeri Tiongkok pemilik nomor lima di dunia. Tapi uniknya adalah Tiongkok menjadi penghasil ikan terbesar (pertama) di dunia, Indonesia penghasil ikan kelima di dunia. Kenapa jadi terbalik begini?” tanya Aher pada peserta.

“Urusannya ternyata urusan penguasaan teknik, penguasaan teknologi yang kemudian akibat lemahnya penguasaan Iptek tidak berakibat kekayaan yang sedemikian hebatnya itu berubaha jadi kemakmuran bagi bangsa ini,” Aher menjelaskan.

Untuk itu, bangsa ini harus memiliki dan menguasai teknologi, serta pendidikan tinggi yang dapat menghasilkan karya-karya besar, yang dapat mengubah SDA melimpah menjadi SDA yang diolah menjadi bahan baku dan bahan jadi. Dengan begitu, hal ini dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat bangsa.

Rakornas ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi aktivis Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dari jurusan atau kampus khusus ilmu teknik, dari seluruh Indonesia. Rapat digelar mulai tanggal 10 – 12 April 2015.

Aher pun memberikan apresiasi kepada Lembaga Dakwah Kampus serta berpesan agar para aktivis ini dapat menyeimbangkan antara pengetahuan serta pemahaman agama yang baik.

“Tentu saja menjadi aktivis, meski kesibukan semakin tinggi tetapi ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang berprestasi itu orang sibuk, bukan orang tidak sibuk. Oleh karenanya, teman-teman dakwah kampus disamping mengembangkan dakwah dan pemahaman keagamaan, pada saat yang bersamaan jangan lupa prestasi juga terus dikembangkan dengan baik, sehingga menjadi sosok yang utuh antara intelektual dan spiritualnya terbangun dengan baik,” kata Aher.

Sumber : jabarprov.go.id

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *