JN UKMI UNS Selenggarakan Seminar Power Up

JN UKMI UNS Selenggarakan Seminar Power Up

powerup

Sabtu, 6 September 2014 JN UKMI UNS menggelar acara yang khusus dipersembahkan untuk mahasiswa baru. Acara yang mengambil tema “Membentuk Pemuda Rabbani Lahirkan Pewaris Negeri” tersebut diberi nama Power Up .Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memberikan bekal dan persiapan kepada mahasiswa baru muslim dalam menghadapi dunia kampus ke depannya.

Acara Power Up diadakan di ruang Seminar NHIC UNS dengan mendatangkan dua pembicara, yang pertama adalah Ustadz Burhan Shodiq yang mengisi materi di sesi pertama pada pagi hari. Kemudian pada siang hari di sesi kedua adalah Ustadz Nizam Zulfikar yang merupakan juara favorit da’i muda pilihan antv. Pembicara pertama dimoderatori oleh Firdaus Zulfikar yang merupakan Koordinator Departemen Pembinaan Pengurus. Sedangkan pembicara kedua dimoderatori oleh Rendra Mochtar Habibi yang merupakan Koordinator Departemen Dakwah Kampus.

Selain materi, ada juga penampilan nasyid dari Rihlah Nasheed yang merupakan anggota Komunitas Cahaya bentukan JNUKMI. Selain itu, ada penampilan dari tiap Lembaga Dakwah Fakultas se-UNS yang menampilkan video-video dari lembaga dakwah mereka, karena acara ini diusung oleh seluruh lembaga dakwah se-UNS.

Acara Power Up ini digelar dari jam 07.00 pagi hingga setelah Ashar dengan dihadiri sekitar 150 peserta. Acara Power Up ditutup dengan penggalangan dana untuk Palestina yang terkumpul sebanyak Rp 2.152.100,00 yang akan disalurkan melalui KNRP.

Seminar Pra Nikah dan Bedah Buku “Sayap-Sayap Sakinah”

Seminar Pra Nikah dan Bedah Buku “Sayap-Sayap Sakinah”

sayap2sakinah

Seminar Pra Nikah dan Bedah Buku “Sayap-Sayap Sakinah” yang digelar di Nurul Huda Islamic Center, Komplek Masjid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 7 September 2014 kemarin berlangsung meriah. Acara yang berlangsung dari jam 08.00 hingga adzan dhuhur berkumandang itu, dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang mayoritas kaum Hawa. Acara tersebut merupakan kerjasama Sayap Sakinah Center (SSC) Indiva Media Kreasi dengan LAZIS Universitas Sebelas Maret, Solo.

Acara dibuka oleh MC yang sangat komunikatif, yakni Ayu Wulandari. Awalnya, suasana masih biasa-biasa saja, terlebih, AC di ruangan yang disetel dingin, membuat beberapa peserta tampak menggigil. Namun, ketika materi pertama dibawakan oleh Mbak Afifah Afra, para peserta mulai terlihat bersemangat. Mbak Afra menceritakan proses kreatif terkait dengan buku “Sayap-Sayap Sakinah” yang ditulis bersama Mbak Riawani Elyta, seorang penulis produktif dari Tanjung Pinang.

Menurut Mbak Afra, menukil data dari Pengadilan Agama, angka perceraian di Indonesia termasuk sangat tinggi, bahkan paling tinggi di Asia Pasifik. Sepanjang tahun 2005 hingga 2010, dari sepuluh pernikahan, satu pernikahan berakhir dengan perceraian. Dan dari angka yang tinggi tersebut, 70% didominasi gugatan cerai pihak istri, dengan alasan ketidakharmonisan.

“Istri merasa bahwa pernikahannya itu tidak sakinah,” ujar penulis yang punya nama asli Yeni Mulati itu. “Bisa jadi, pihak suami pun sebenarnya merasa tak tenteram, tetapi dia mengekspresikan dengan cara lain, seperti selingkuh atau KDRT. Istri yang tak tahan, akhirnya mengajukan gugatan cerai. Banyaknya kasus perceraian, menandakan bahwa sebenarnya banyak anak-anak muda yang memasuki dunia pernikahan tanpa dibekali persiapan memadai.”

Karena alasan itulah akhirnya Mbak Afifah Afra dan mbak Riawani Elyta menulis buku Sayap-Sayap Sakinah, yang sebagian merupakan pengalaman mereka selama lebih dari 10 tahun menjalani bahtera rumah tangga.

Istri Kudu Pintar Dandan

Suasana menjadi kian ‘panas’ ketika Ustadz Hatta Syamsuddin, Lc., giliran tampil. Sebelum memaparkan materinya, beliau sempat menantang sekitar 25 peserta putra yang siap menikah untuk berdiri. Ternyata ada 3 peserta putra yang berdiri, sementara yang lain hanya senyum-senyum dikulum. Ustadz Hatta pun menyanggupi jika ketiga peserta itu hendak meminta beliau mencarikan istri. Wah, seru juga nih!

Beliau sempat menceritakan proses pernikahannya dengan penulis sekaligus pegiat LSM LPPA (Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Benih, Robiah Al-Adawiyah, atau yang dikenal dengan nama Mbak Vida. “Saya masih di Sudan, sehari-hari tinggal di Kudus dan saya meninggalkan ‘cek kosong’ di Solo berupa proposal mencari istri. Akhirnya, saya pun menikah saat usia saya masih 23 tahun.”

Ustadz Hatta juga mengaku sempat menjalani LDR (Long Distance Relationship) selama 2 tahun, karena beliau kuliah di Sudan, sementara istri juga masih kuliah di Fakultas Hukum UNS.

Ada banyak poin penting yang disampaikan oleh Ustadz Hatta, antara lain dinamika pasangan yang telah menikah. Menurut beliau, semua pernikahan itu pasti ada ujian, salah satunya ujian yang bersumber pada uang. “Kaum istri diuji ketika kekurangan uang, sementara kaum suami diuji ketika kelebihan uang. Banyak suami, ketika sudah banyak uang, larak-lirik untuk cari cabang (istri baru—red.), payahnya, seringkali ‘cabangnya’ itu illegal (selingkuh—red.).”

Karena itu, suami dan istri harus sama-sama berjuang agar pernikahan mereka benar-benar sakinah mawaddah wa rahmah. Agar mawaddah membara, seorang suami harus pintar ‘menggombal’, alias merayu. Karena wanita rata-rata makhluk auditory. Sementara, istri harus pintar berdandan, karena lelaki rata-rata makhluk visual.

Wah, seru ya, acaranya! Menurut Ayu Wulandari, dari divisi MarComm Indiva Media Kreasi, acara serupa akan digelar di kota-kota lain, dan yang terdekat adalah di Yogyakarta, bulan Oktober. [US].

Sumber: Penerbit Indiva

Daurah Al Qur’an Se-Solo Raya

Daurah Al Qur’an Se-Solo Raya

 rdk
Nurul Huda Islamic Center dan UKM Ilmu Al-Qur’an UNS mempersembahkan:Dauroh & Khataman QuranKegiatan:
1. Khataman Al Quran
2. Hafalan surah Ar Rahman bersama ust. Rudy Hartanto, Sp.d.I, Al hafizh
3. Kajian jelang buka, with Ust. Irhamuddin (aktivis kemanusiaan Suriah)
4. Tarawih setengah juz 17 awal dengan Imam Ust. Faris Jihadi Lc. Al Hafizh (MA Candidate, Qur’an & Sunnah Studies, King Saud University, Riyadh Saudi Arabia. 10 Bersaudara penghafal Al Qur’an)
5. Tausyiyah malam nuzulul quran bersama Ust Faris Jihadi Lc Al Hafizh
6. Tahsin qiroatil quranFasilitas:
Ta’jil buka puasa, makan malam, makan sahur, pin, stiker.Waktu dan Tempat:
Senin 14 Juli pukul 12.00- Selasa 15 Juli pukul 10.00
Tempat: Aula utama Masjid Nurul Huda UNS
*Sholat Zhuhur di Masjid Nurul Huda UNSHTM: 5.000 (lima ribu rupiah)CP:
085725096235 (Ikhwan)
08977931084 (akhwat)
Ramadhan Di Kampus 1435 (RDK 35) Nurul Huda Islamic Center UNS: Ramadhan Spesial di Kampus UNS

Ramadhan Di Kampus 1435 (RDK 35) Nurul Huda Islamic Center UNS: Ramadhan Spesial di Kampus UNS

IMG_0322

Nurul Huda Islamic Center atau biasa dikenal sebagai Masid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret Surakarta menyelenggarakan serangkaian acara dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1435H/ 2014. Mengambil tajuk Ramadhan Di Kampus 1435 (RDK 35), tema yang diusung tahun ini adalah “Ramadhan Spesial”. Menjadi spesialnya kegiatan ini karena kegiatan yang tahun sebelumnya hanya diusung oleh JN UKMI sebagai UKM kerohanian Islam ditingkat Univesitas, tahun ini diusung bersama-sama oleh Takmir, JN UKMI, LAZIS UNS dan juga UKM Ilmu Qur’an.

Continue reading

Tarhib Ramadhan Nurul Huda Islamic Center UNS #RDK35UNS

Tarhib Ramadhan Nurul Huda Islamic Center UNS #RDK35UNS

rdk1

Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Jamaah Nurul Huda Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (JN UKMI) UNS bersama segenap elemen yang ada di Nurul Huda Islamic Center seperti Takmir Masjid Nurul Huda, Lazis UNS, dan UKMI Ilmu Qur’an menyelenggarakan satu event besar yakni Ramadhan Di Kampus UNS 1435H yang bertemakan #RamadhanSpesial

Continue reading

Sambut Ramadhan Bersama Lazis UNS

Sambut Ramadhan Bersama Lazis UNS

10346623_603769383063328_7941070481240353997_n

Datangnya Ramadhan 1435 tinggal menunggu hari, untuk sambut Ramadhan, LAZIS UNS adakan beberapa acara.

Pada  Jum’at 20 Juni 2014 mulai pukul 12.30 (setelah sholat Jum’at) bertempat di loby kantor NH (depan front office LAZIS UNS) akan diadakan launching program Ramadhan Special yang dimeriahkan dengan: Cek kesehatan gratis persiapan puasa oleh tim dokter Relawan LAZIS UNS, donor darah bersama FOSMA ESQ UNS dan PMI Solo, Festival pangan lokal, makan siang bersama jamaah masjid NH UNS, serta donasi perdana program Ramadhan.  

Continue reading

Dauroh Mar’atus Sholihah Muslimah UNS

Dauroh Mar’atus Sholihah Muslimah UNS

dms

Surakarta, 21-22 Juni 2014-Forum Nisaa’ Universitas Sebelas Maret Surakarta bekerjasama dengan Jarmusda Solo (Jaringan Kemuslimahan Daerah Solo) mengadakan Training DMS 1 (Daurah Mar’atus Sholikhah) atau yang lebih dikenal dengan sebutan training kemuslimahan. Acara yang diadakan di Ruang Diskusi Masjid Nurul Huda UNS tersebut bertemakan “Be an Excellent Muslimah Beauty Jannaty”. Pembicara pada acara tersebut adalah Ustdzah Rianna, Ustdzah Asri Istiqomah, dan Ustdzah Vida.

Continue reading

Mendikbud: Masjid Kampus adalah Pembangun Peradaban Unggul

Mendikbud: Masjid Kampus adalah Pembangun Peradaban Unggul

DSC_0059

Salman ITB dinilai telah menjadi barometer suksesnya masjid kampus dalam membina dan membangun karakter lewat sistem pengkaderan mahasiswa. Program tersebut dapat berlangsung melalui pembinaan dan beasiswa pendidikan hasil dari pengelolaan zakat, infaq dan shadaqoh, yang diselenggarakan YPM Rumah Amal Salman. Di sisi lain Kemendikbud pun berupaya untuk menjadikan masjid kampus Indonesia sebagai media dalam membangun peradaban yang unggul.

“Masjid kampus harus bisa menjadi atmosfer penyejuk di lingkungan kampus. Karena apabila atmosfer itu sejuk, “benih tanaman” akan tumbuh subur,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh dalam sambutannya pada Lokakarya Nasional ke-6 Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI), di Hotel Grand Sahid Jakarta, Sabtu (22/06).

Konferensi bertema “Peran Serta Masjid Kampus dalam Membangun Karakter Mahasiswa untuk Peradaban Indonesia yang Unggul” ini sendiri diselenggarakan oleh Masjid Salman ITB, bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada konferensi yang dihadiri pula oleh Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia tersebut, Masjid Nurul huda Universitas Sebelas Maret diwakili oleh Dr. Eng. Ir. Syafi’i, MT, Wakil Ketua Dewan Presidium Takmir Masjid Nurul Huda UNS.

Ketua AMKI, Hermawan K Dipojono, mengungkapkan bahwa selain aspek intelektual, aspek akhlak mahasiswa pun perlu dibina. Ada tiga tema program yang menjadi misi dari masjid kampus. Pertama, grand design kaderisasi kepemimpinan berbasis masjid kampus. Kedua, optimalisasi peran sarjana dalam pemberdayaan masyarakat. Ketiga, mengembangkan potensi zakat berbasis jaringan masjid.

“Melalui 3 program ini diharapkan peradaban Indonesia yang unggul dapat dicapai, sehingga Indonesia menjadi dahsyat di masa depan,” pungkas Hermawan. [Rep: Ramdan Junaedi] [Ed:DH]

Sumber: salmanitb.com

Mendikbud: Masjid Kampus Harus Dapat Memberi Manfaat Bagi Semua Spektrum

DSC_1330

Jakarta, 21 Juni 2014–Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Menyelenggarakan Lokakarya Nasional dengan tema Peran Serta Masjid Kampus dalam Membangun Karakter Mahasiswa Untuk Peradaban Indonesia yang Unggul bertempat di Hotel sahid Jakarta. Lokakarya ini dibuka secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.

Mendikbud dalam sambutannya menyatakan bahwa masjid kampus memiliki peran penting dalam sebuah perguruan tinggi. Mendikbud menjelaskan sedikitnya ada tiga peran masjid kampus ” Peran pertama adalah pencipta atmosfir kesejukan. Kalau atmosfir sejuk tanaman akan tumbuh dengan baik. Benih-benih kemuliaan akan tumbuh subur” ujar Mendikbud.

Peran kedua adalah masjid kampus harus ikut terlibat dalam proses menanam dan menyemai benih-benih kemuliaan. Masjid kampus dapat berperan serta mulai dari hal-hal seherhana seperti membantu proses pendaftaran mahasiswa baru, memberi informasi tempat kos, membantu mencari informasi keringanan biaya kuliah, bimbingan awal akademik, terlibat dalam pendidikan keagamaan dan hal lainnya.

Peran ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah ikut mencari benih. Mendikbud mengungkapkan bahwa masjid kampus bisa memberikan layanan bagi anak-anak sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah sebab mereka adalah benih-benih yang luar biasa. Mendikbud berpesan agar masjid kampus juga dapat memberikan manfaat untuk semua warga kampus, tidak hanya bagi yang satu akidah, ” Masjid kampus jangan sampai hanya bisa dirasakan satu spektrum, siapaun hendaknya bisa merasakan manfaat Masjid Kampus”, pungkas Mendikbud.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Hermawan Kresno Dipojono menyatakan bahwa kegiatan Loka karya ini selain dihadiri pengurus masjid kampus dari berbagai perguruan tinggi negeri dan Kopertis. ” Peserta paling barat berasal dari Unsyiah (Universitas Syiah Kuala, Aceh), sedangkan dari timur berasal dari Universitas Musamus Merauke”, jelas Hermawan. Pada kesempatan ini, Hermawan menyampaikan bahwa telah diterbitkan Buku Kumpulan Khotbah Seri Pertama dari Forum Masjid Kampus.

Ada tiga sub tema yang dibahas dalam loka karya ini yaitu Grand Disain Kaderisasi Kepemimpinan Bangsa Berbasis Masjid Kampus, Optimalisasi Peran Sarjana dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Mengembangkan Potensi Zakat Berbasis Jaringan Masjid Kampus. Adapun pembicara yang hadir dalam loka karya ini antara lain Ahmad Juwaini (Presiden Direktur Dompet Dhuafa), Illah sailah (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti), Hermawan Kresno Dipojono, Supriadi Rustad (Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti), M. Kamal Muzakki, Septian Firmansyah, Syarif Hidayat, Adriano Rusfi dan KH. Asep Zaenal Ausop.

Sumber: dikti.go.id

Konferensi AMKI Lahirkan Tiga Komisi Pengelolaan Masjid Kampus se-Indonesia

 

DSC_1330

Peserta Konferensi AMKI berfoto bersama di Hotel Grand Sahid Jakarta, Minggu (22/6). (Foto: Ramdan J.)

Konferensi AMKI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta bersama Kemendikbud, Minggu (22/06) kemarin, lahirkan tiga komisi pemberdayaan Mesjid Kampus se-Indonesia. Sekitar 100 peserta yang terdiri dari rektor perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan panitia pelaksana, dipecah menjadi tiga komisi. Tiga komisi tersebut terdiri dari Komisi kKaderisasi, Komisi Pemberdayaan Masyarakat, dan Komisi Pengelolaan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Masjid Kampus.

Continue reading