MENJADI MUSLIMAH PEJUANG ; KAJIAN TAUHID MUSLIMAH

MENJADI MUSLIMAH PEJUANG ; KAJIAN TAUHID MUSLIMAH

Komunitas Muslimah Nurul Huda bersama Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid menggelar Kajian Muslimah di Masjid Nurul Huda, Universitas Sebelas Maret (UNS), Jebres, Solo, Rabu (12/4/2017).

Menghadirkan Peggy Melati Sukma, kajian mengambil tema “Menjadi Muslimah Pejuang”, diikuti ratusan Muslimah civitas akademika dan masyarakat umum Kota Solo.

Menurut Peggy, sebagai seorang Muslimah harus punya mental pejuang karena dari rahim seorang muslimah lahir para calon pejuang. Menjadi Muslimah harus tahu bahwa fisik dan segalanya milik Allah. Jika paham akan hal itu, hidup sebagai Muslimah mudah menerima dan bersyukur kepada Allah.

“Sikap yang saya ucapkan ini harus diperjuangkan. Kalau kita tidak memelihara semangat juang sekarang menjadi seorang Muslimah, bisa jadi kita terus menyesal bisa jadi menuntut Allah tidak adil. Kita perjuangkanterus bahwa fisik kita miliknya Allah maka kita akan yakin bahwa semua ini milik Allah,” ucapnya.

Perempuan adalah pemimpin bagi anak-anaknya di rumah. Terhadap suami menghormati, kata dia meski sibuk aktif di luar, tetap memperhatikan tanggung jawab sebagai Muslimah, istri dan ibu bagi anaknya.

Bijak Berteknologi Yuk…

Bijak Berteknologi Yuk…

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan seiring dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia, memberikan banyak kemudahan dalam melakukan aktivitas sehari hari.

Namun, ketika teknologi di salah gunakan, maka justru bisa menjadi sebuah ancaman yg merugikan dan membahayakan.

Bertempat di Masjid Nurul Huda UNS, Persatuan Orangtua Santri TPA IT – KB IT – RA/TKIT ALAM MIFTAHUL JANNAH SURAKARTA pada 9 April 2017 mengadakan Kajian Keluarga Islami dengan tema “Bijak Berteknologi Yuuk…” dengan mengundang seluruh keluarga besar Miftahul Jannah, adik adik asuh Lazis UNS, adik adik binaan PKPU SKA, perwakilan sekolah TK se SKA, takmir masjid di SKA dan jamaah umum.

Kajian ini diadakan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dengan bijak dan tepat. Kajian dikemas secara menarik dan kekeluargaan, dengan sasaran anak usia dini, kaula muda, hingga orang dewasa. Materi disampaikan oleh Kak Wuntat (pendongeng nasional) dan Bu Setiawati Intan Savitri, S.P M.Si (praktisi literasi dan psikolog nasional), tampilan tilawah dan dai cilik dari siswa Miftahul Jannah pun, menjadi pembuka acara apik.

Peluang dan Tantangan Dakwah Kontemporer

Peluang dan Tantangan Dakwah Kontemporer

Takmir Masjid Nurul Huda UNS kembali menggelar Kajian Dakwah Ilmiah pada Jumat, 10 Februari 2017. Bertempat di ruang seminar Masjid Nurul Huda (NH) UNS, acara ini menghadirkan Dr Ahmad Kusyairi Suhail, MA sebagai narasumber utama. Beliau merupakan dosen FDI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus menjabat sebagai Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (Ikadi).

Di hadapan sekitar 200 peserta, Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D selaku Ketua Presidium Takmir NH dalam sambutannya mengatakan bahwa UNS berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas setiap sektor yang ada, termasuk didalamnya adalah mengenai spiritualitas mahasiswa. Harapannya, mahasiswa lulusan UNS tidak hanya cakap dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga memiliki kompetensi spiritual yang mumpuni. Harmoni diantara keduanya niscaya akan menghasilkan manusia yang mampu memberikan kemanfaatan dimanapun ia berada.

Dengan mengambil tema Peluang dan Tantangan Dakwah Kontemporer, Dr Ahmad Kusyairi Suhail, MA menyoroti potensi yang kita miliki, dimana Negara kita memiliki kekayaan alam yang melimpah namun ternyata kekayaan alam yang begitu besar tersebut belum mampu membawa kemakmuran dan keberkahan untuk rakyat. Di tengah kondisi negara yang demikian, beliau menyeru kepada peserta agar berani tampil mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan kondisi umat yang sedang terpuruk. Mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang, dan menyikapi potensi maupun peluang yang dimiliki dengan sikap yang benar.

Beliau juga menekankan pada peserta agar memperhatikan firman Allah dalam Q.S An-Nahl ayat 112 yang artinya, “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” Ayat ini hendaknya menjadi pengingat agar setiap dari kita memiliki sikap yang benar dalam menghadapi peluang maupun tantangan dakwah ke depan.

[AGENDA NH] CAMPING QUR’AN DESEMBER 2016

[AGENDA NH] CAMPING QUR’AN DESEMBER 2016

Isi liburan semester kamu dengan belajar Al Qur’an yuk,

“CAMPING QUR’AN 2016 ”

Camping ur’an adalah acara spesial untukmu yang ingin menghafalkan Qur’an, muroja’ah, dan memperlancar bacaan Qur’an .

Jum’at – Ahad, 30 Des 2016 – 1 Jan 2017 (menginap)

Di Masjid Nurul Huda UNS

Kontribusi peserta :
Umum: 75K
Mahasiswa UNS: 50K

Dengan Fasilitas:
Pendampingan oleh Musyrif/ah Hafizh/ah
Makan berat 6x
Snack & coffee break
Hadiah peserta terbaik

 Spesial Camping Qur’an kali ini akan ada sertifikasi juz 30 & pelatihan tajwid metode nurul bayan (mesir)
Yuk daftarkan dirimu segera ‼
👉🏻 Reg CQ (spasi) Nama Lengkap (spasi) Profesi (spasi) Jumlah Hafalan
👉🏻Kirim ke:
085725503755 ( PUTRA )
085701366830 ( PUTRI )

camping-quran-des-2016

BINCANG BINCANG MUSLIMAH SPESIAL: ISTIQOMAHMU PANCARKAN CANTIKMU

BINCANG BINCANG MUSLIMAH SPESIAL: ISTIQOMAHMU PANCARKAN CANTIKMU

#AgendaNH

#SemarakMuharram1438

#Muharram1438UNS

Oktober ini BPPI FEB UNS mengundang tamu tamu spesial buat kamu para muslimah yang spesial!
—————————————————

BINCANG BINCANG MUSLIMAH SPESIAL: ISTIQOMAHMU PANCARKAN CANTIKMU

Bersama

  1. Febrianti Almeera (Penulis buku “Be A Great Muslimah” dan “Jalan Hijrahku” )
  2. Ayu Momalula (Founder ‘Ukhty Sally’, Owner Hijab Sally Heart)

Untuk berbagi cerita bersama kamu, pada:

Hari, tanggal: Sabtu, 1 Oktober 2016
Waktu: pukul 08.00 – 12.00
Tempat: Aula Gd F FKIP UNS
HTM: PO 35k & OTS 40k

Fasilitas: Seminar kit, Snack, Kartu Perdana Indosat utk 300 pendaftar pertama, Sertifikat

Gimana caranya ikut?

  1. Transfer biaya pendaftaran ke rekening Mandiri Syariah 7099985644 a.n Iin Nurjanah. Kirim bukti pembayaranmu dan data diri dengan format (Nama_Fakultas/Instansi_No HP) kirim ke 0856-4017-7007
  2. Bisa juga langsung datang ke stand kami di BMT FEB UNS mulai tgl 5 September 2016

Yuk, tunggu apalagi, pastikan kamu ikut dan ajak temanmu!

CP :0856-4017-7007

BPPI FEB UNS
#SinergiSatuHati

Gerakan Shubuh Jamaah Nasional 5: Melawan Propaganda Isu Lama LGBT

Gerakan Shubuh Jamaah Nasional 5: Melawan Propaganda Isu Lama LGBT

IMG_9086

 

Gerakah Shubuh Jamaah Nasional (GSJN) digelar kembali serentak di berbagai kampus di Indonesia hari Jumat-Sabtu, 19-20 Februari 2016. Dengan mengusung tema “LGBT: Mainan Lama yang Diperbaharui”, GSJN #5 berusaha melawan politik Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang muncul kembali di masyarakat. Sekitar pukul 20.30 materi pertama disampaikan oleh Pengurus Bagian Pendampingan Hukum Organisasi Peduli Sahabat, Edy Wirastho, S.E.,MPI di Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS (19/2).

LGBT memang bukan isu baru. Seperti yang disampaikan Edy Wirastho, S.E.,MPI, LGBT muncul pertama kali sebagai ujian bagi Nabi Luth, hingga akhirnya kaum sodom ditimpa azab dari apa yang telah mereka perbuat. Di Indonesia sendiri, isu tersebut mulai ada pada tahun 1980-an. Terbitnya majalah Justisia di salah satu universitas di Indonesia menjadi indikasi adanya gerakan LGBT. Di dalam majalah tersebut, artikel dengan judul “Indahnya Menikah Sesama Jenis” mendapat perhatian besar.

Tahun 2013, satu negara bagian Amerika Serikat melegalkan pernikahan sejenis. Hingga tahun 2015 seluruh negara bagian telah menyetujui pernikahan sejenis. Hal ini terjadi karena rekonstruksi Injil oleh uskup yang memiliki kelainan orientasi seksual. Fakta tersebut cukup mencengangkan setidaknya bagi 278 peserta GSJN yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat Surakarta.

Paham yang coba ditanamkan ialah bahwa LGBT diturunkan secara biologis, tidak dapat diubah secara psikologis, dan hal normal secara sosiologi. Kampanye LGBT kian mudah digencarkan berkat media sosial. Maka dari itu, sikap kita seharusnya adalah melawan gerakan tersebut secara tegas dengan edukasi, propaganda melalui isu pelurusan paham, pendampingan, dan menjadi ilmuwan yang memiliki pemahaman benar. Namun tetap dilakukan secara bersahabat pada korban atau pelaku yang memiliki kesadaran akan kesalahannya.

Sebelum shalat subuh berjamaah, kegiatan hari Sabtu diawali dengan qiyamullail berjamaah. Kemudian pukul 05.15 dilanjutkan materi kedua oleh Pengajar Pesantren Tanwirul Fikr Surakarta, Ust. Syafi’ul Anam, Lc, mengenai hukum LGBT dalam pandangan syariah. LGBT jelas merupakan penyakit, bahkan selain karena seks bebas, AIDS pun disebabkan juga oleh LGBT, sehingga Al Quran dan sunnah mengharamkannya. Namun berbagai macam gerakan pro LGBT tetap ada dan berusaha menghalalkannya. Setidaknya ada empat penyebab munculnya gerakan pro LGBT, yaitu organ biologi, psikologi, sosial-budaya dan sosial-religius. Di antara faktor yang paling besar untuk mengantisipasi masalah tersebut adalah dengan bergabung dengan komunitas yang baik.

Isu ini bukan isu sementara. Perlawanan terhadap gerakan LGBT harus senantiasa dilakukan seiring keteguhan para pendukungnya menuntut legalisasi LGBT tersebut. (JNUKMI/PanGSJN5)

[AudioNH] Khutbah Ustadz Tri Bimo Suwarno, M.S.I

[AudioNH] Khutbah Ustadz Tri Bimo Suwarno, M.S.I

Dalam khutbah ini, Ustadz Tri Bimo menyampaikan tentang etika menebar cinta dan kasih kepada semua makhluq Allah SWT yang ada di dunia ini (khuluq ar rohmah)

 


________
Dapatkan informasi terkini Masjid Nurul Huda UNS lewat media-media berikut :
Facebook : Masjid Nurul Huda Uns
Twitter : @nurulhuda_uns
Instagram : @nurulhuda_uns
Youtube : Nurulhuda UNS
Website : http://nurulhuda.uns.ac.id/
Telegram : telegram.me/nurulhudaUNS
WA : 0856-4722-9306

Indonesia Mengaji 2015: Jadikan Lelah Kita LiLlah

Indonesia Mengaji 2015: Jadikan Lelah Kita LiLlah

Sillaturahmi Guru TPQ Se Solo Raya IV

INDONESIA MENGAJI
“Jadikan Lelah Kita Lillah”

Ahad 1 Nov 2015
07.30 – 11.30 WIB
Masjid Nurul Huda UNS Solo

Nara sumber
– Ust Asep Sobari, LC*
(Akademi Shiroh)
– Ust Syuhada Bahri
(Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia)
– Ust Ahmad Robyansah
(Da’i Pedalaman Pulau Buru Maluku)

Infaq 10rb
Fasilitas:
Buku, Tas, Stiker, Snack, Kupon Doorprize
Doorprize:
Notebook, Tab, Flasdisk, Al Quran,dll

Pendaftran:
Ketik IM_Nama_Asal TPQ_Jumlah_Alamat
kirim ke 0857-2886-2233

Info : 0821 3765 0002
__________________
Masjid Nurul Huda UNS – Komunitas TPQ Se Solo Raya

Ar Royyan Juara Turnamen Futsal NH Cup 1

Ar Royyan Juara Turnamen Futsal NH Cup 1

Dalam rangka Semarak Muharam Universitas Sebelas Maret, Takmir Masjid Nurul Huda menyelenggarakan turnamen futsal yang diberi tajuk “NH Cup”. Kegiatan ini dilangsungkan pada Rabu 14 Oktober 2015. Bertempat di Lapanga Futsal SFC Jebres, 16 tim dari berbagai unit kegiatan mahasiswa dan lembaga dakwah kampus yang ada di UNS beradu skill dan teknik.

Dengan menggunakan sistem gugur 16 tim beradu untuk meraih juara turnamen yang rencananya akan digelar rutin setiap tahunnya ini. Setelah melalui pertandingan-demi pertandingan, Tim dari FOSMI FH UNS bertemu dengan Tim Pesma Ar Royyan. Lewat pertandingan yang berlangsung ketat, Pesma ar royan berhasil menang dengan skor 7 – 2.

Berikut daftar juara Turnamen NH Cup 1.

  1. Pesma Ar Rouyan
  2. Lembaga Dakwah FOSMI FH UNS
  3. FSLDK Solo Raya
  4. Lembaga Dakwah SKI FMIPA UNS
Jajaran Pemimpin UNS Qurban: Tingkatkan Kepedulian di Lingkungan UNS

Jajaran Pemimpin UNS Qurban: Tingkatkan Kepedulian di Lingkungan UNS

IMG_5167

Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1436 H, jajaran pemimpin Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama LAZIS UNS mengadakan kegiatan bertajuk “Qurban bersama Pimpinan UNS 2015”, Jumat (25/09/2015). Bertempat di kompleks Masjid Nurul Huda UNS, dalam kegiatan tersebut jajaran pemimpin UNS yang diwakili oleh Rektor Ravik Karsidi menyerahkan hewan qurban berupa 3 ekor sapi. Satu ekor sapi di antaranya berasal dari rektor dan jajarannya. Sedangkan dua ekor sapi lainnya merupakan hewan qurban campuran dosen, karyawan, dan donatur LAZIS. Penyembelihan sapi yang berasal dari rektor dan jajaran UNS dilakukan oleh dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian, Sholahuddin.

Selain jenis hewan qurban sapi, pada kegiatan tersebut juga menyembelih 6 ekor kambing. Tiga ekor kambing dari internal UNS dan 3 ekor kambing dari donatur LAZIS. Dari 3 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang telah disembelih,dibagikan ke-635an lebih warga UNS, di antaranya petugas kebersihan dan masyarakat dhuafa. “Selain kita bagikan dalam bentuk daging mentah, kita juga menyediakan dalam bentuk makanan, sehingga karyawan, satpam, atau yang lainnya bisa mencicipinya,” tutur Doni selaku ketua panitia.

Prosesi penyembelihan sapi yang disaksikan oleh rektor beserta jajarannya.

Doni menambahkan, Qurban bersama Pimpinan UNS ini bertujuan untuk menjembatani donatur LAZIS dan internal UNS sehingga dapat berbagi kebahagiaan berupa daging kepada masyarakat sekitar UNS. Dalam pidato sambutannya Ravik mengharapkan bahwa semoga jumlah shohibul qurban di civitas akademika UNS bisa meningkat dan antar lembaga, mahasiswa, dosen, karyawan, jajaran pimpinan, maupun mahasiswa bisa bersatu dan membentuk Qurban UNS.[](azaria.red.uns.ac.id/ uns.ac.id)