Mendikbud: Masjid Kampus adalah Pembangun Peradaban Unggul

Mendikbud: Masjid Kampus adalah Pembangun Peradaban Unggul

DSC_0059

Salman ITB dinilai telah menjadi barometer suksesnya masjid kampus dalam membina dan membangun karakter lewat sistem pengkaderan mahasiswa. Program tersebut dapat berlangsung melalui pembinaan dan beasiswa pendidikan hasil dari pengelolaan zakat, infaq dan shadaqoh, yang diselenggarakan YPM Rumah Amal Salman. Di sisi lain Kemendikbud pun berupaya untuk menjadikan masjid kampus Indonesia sebagai media dalam membangun peradaban yang unggul.

“Masjid kampus harus bisa menjadi atmosfer penyejuk di lingkungan kampus. Karena apabila atmosfer itu sejuk, “benih tanaman” akan tumbuh subur,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh dalam sambutannya pada Lokakarya Nasional ke-6 Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI), di Hotel Grand Sahid Jakarta, Sabtu (22/06).

Konferensi bertema “Peran Serta Masjid Kampus dalam Membangun Karakter Mahasiswa untuk Peradaban Indonesia yang Unggul” ini sendiri diselenggarakan oleh Masjid Salman ITB, bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada konferensi yang dihadiri pula oleh Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia tersebut, Masjid Nurul huda Universitas Sebelas Maret diwakili oleh Dr. Eng. Ir. Syafi’i, MT, Wakil Ketua Dewan Presidium Takmir Masjid Nurul Huda UNS.

Ketua AMKI, Hermawan K Dipojono, mengungkapkan bahwa selain aspek intelektual, aspek akhlak mahasiswa pun perlu dibina. Ada tiga tema program yang menjadi misi dari masjid kampus. Pertama, grand design kaderisasi kepemimpinan berbasis masjid kampus. Kedua, optimalisasi peran sarjana dalam pemberdayaan masyarakat. Ketiga, mengembangkan potensi zakat berbasis jaringan masjid.

“Melalui 3 program ini diharapkan peradaban Indonesia yang unggul dapat dicapai, sehingga Indonesia menjadi dahsyat di masa depan,” pungkas Hermawan. [Rep: Ramdan Junaedi] [Ed:DH]

Sumber: salmanitb.com

Mendikbud: Masjid Kampus Harus Dapat Memberi Manfaat Bagi Semua Spektrum

DSC_1330

Jakarta, 21 Juni 2014–Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Menyelenggarakan Lokakarya Nasional dengan tema Peran Serta Masjid Kampus dalam Membangun Karakter Mahasiswa Untuk Peradaban Indonesia yang Unggul bertempat di Hotel sahid Jakarta. Lokakarya ini dibuka secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.

Mendikbud dalam sambutannya menyatakan bahwa masjid kampus memiliki peran penting dalam sebuah perguruan tinggi. Mendikbud menjelaskan sedikitnya ada tiga peran masjid kampus ” Peran pertama adalah pencipta atmosfir kesejukan. Kalau atmosfir sejuk tanaman akan tumbuh dengan baik. Benih-benih kemuliaan akan tumbuh subur” ujar Mendikbud.

Peran kedua adalah masjid kampus harus ikut terlibat dalam proses menanam dan menyemai benih-benih kemuliaan. Masjid kampus dapat berperan serta mulai dari hal-hal seherhana seperti membantu proses pendaftaran mahasiswa baru, memberi informasi tempat kos, membantu mencari informasi keringanan biaya kuliah, bimbingan awal akademik, terlibat dalam pendidikan keagamaan dan hal lainnya.

Peran ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah ikut mencari benih. Mendikbud mengungkapkan bahwa masjid kampus bisa memberikan layanan bagi anak-anak sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah sebab mereka adalah benih-benih yang luar biasa. Mendikbud berpesan agar masjid kampus juga dapat memberikan manfaat untuk semua warga kampus, tidak hanya bagi yang satu akidah, ” Masjid kampus jangan sampai hanya bisa dirasakan satu spektrum, siapaun hendaknya bisa merasakan manfaat Masjid Kampus”, pungkas Mendikbud.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Hermawan Kresno Dipojono menyatakan bahwa kegiatan Loka karya ini selain dihadiri pengurus masjid kampus dari berbagai perguruan tinggi negeri dan Kopertis. ” Peserta paling barat berasal dari Unsyiah (Universitas Syiah Kuala, Aceh), sedangkan dari timur berasal dari Universitas Musamus Merauke”, jelas Hermawan. Pada kesempatan ini, Hermawan menyampaikan bahwa telah diterbitkan Buku Kumpulan Khotbah Seri Pertama dari Forum Masjid Kampus.

Ada tiga sub tema yang dibahas dalam loka karya ini yaitu Grand Disain Kaderisasi Kepemimpinan Bangsa Berbasis Masjid Kampus, Optimalisasi Peran Sarjana dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Mengembangkan Potensi Zakat Berbasis Jaringan Masjid Kampus. Adapun pembicara yang hadir dalam loka karya ini antara lain Ahmad Juwaini (Presiden Direktur Dompet Dhuafa), Illah sailah (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti), Hermawan Kresno Dipojono, Supriadi Rustad (Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti), M. Kamal Muzakki, Septian Firmansyah, Syarif Hidayat, Adriano Rusfi dan KH. Asep Zaenal Ausop.

Sumber: dikti.go.id

Konferensi AMKI Lahirkan Tiga Komisi Pengelolaan Masjid Kampus se-Indonesia

 

DSC_1330

Peserta Konferensi AMKI berfoto bersama di Hotel Grand Sahid Jakarta, Minggu (22/6). (Foto: Ramdan J.)

Konferensi AMKI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta bersama Kemendikbud, Minggu (22/06) kemarin, lahirkan tiga komisi pemberdayaan Mesjid Kampus se-Indonesia. Sekitar 100 peserta yang terdiri dari rektor perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan panitia pelaksana, dipecah menjadi tiga komisi. Tiga komisi tersebut terdiri dari Komisi kKaderisasi, Komisi Pemberdayaan Masyarakat, dan Komisi Pengelolaan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Masjid Kampus.

Continue reading

Training Da’i dan Da’iyah Muda Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Training Da’i dan Da’iyah Muda Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

 

tdm

Masjid Nurul Huda UNS bekerjasama dengan Biro Asistensi Agama Islam mengadakan kegiatan training Da’i dan Da’iyah untuk mahasiswa UNS, khususnya asisten MKU Agama Islam. Bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda, Ahad 27 April 2014, Ketua Presidium Masjid Nurul Huda UNS Prof. Dr. Sutarno, M.Sc, Ph.D secara resmi membuka kegiatan ini.

Continue reading

Talkshow Gema Muslimah 2014 Universitas Sebelas Maret

Surakarta- Ahad, 27 April 2014 pukul 12.30 WIB, Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS dilaksanakan acara Talkshow Gema Muslimah 2014. Acara ini merupakan rangkaian acara SIFT (Sebelas Maret Islamic Festival) yang diadakan oleh Forum Nisaa’ UNS. Forum Nisaa’ UNS terdiri dari bidang Nisaa’ JNUKMI dan bekerjasama dengan bidang Nisaa’ semua Lembaga Dakwah Faultas di UNS.

Continue reading

Tabligh Akbar FUSI FP UNS “Teladan Rasulullah Sebagai Refleksi Bangsa”

Tablih Akbar FUSI adalah agenda ke 6 dari rangkaian acara Sebelas Maret Islamic Festival 1435 H, yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Studi Islam Fakultas Pertanian UNS bekerjasama dengan Forum Bersama Lembaga Dakwah Kampus UNS. Tabligh akbar dilaksanakan di Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS. Agenda yang diadakan tanggal 4 Mei 2014 ini berhasil menarik minat lebih dari 250 orang. Tidak hanya kaum intelektual seperti mahasiswa dan pelajar, ada juga orang dewasa dan anak-anak yang turut meramaikan acara tersebut. Disana juga dibuka stand registrasi Metamorfosa, salah satu agenda SIFT 1435 H yang diadakan oleh SKI FK

Continue reading

UNS Mencetak Generasi Qur’ani Melalui GEMMA

Jum’at (27/12), bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda Islamic Center UNS telah dilaksanakan wisuda Gerakan Mahasiswa Menghafal Al Qur’an (GEMMA). Wisuda angkatan pertama ini diikuti oleh 72 mahasiswa yang bergabung dalam program tahsin dan tahfidz. Mereka berasal dari seluruh program studi di semua fakultas di UNS, baik D3, S1 maupun S2.

“Acara wisuda ini diselenggaran sebagai apresiasi kepada para peserta GEMMA yang sudah lulus mengikuti program yang dipilih,” kata Ihsan, koordinator Humas GEMMA.

Continue reading

Mengingatkan untuk Meluruskan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Kadang kebenaran tertolak hanya karena cara kita menyampaikan yang menyalahi tuntunan. Tetapi kadangkala kebenaran diterima justru bersebab tersentuhnya hati oleh kasih-sayang. Bukan karena telah dipahaminya kebenaran. Ia menerima kebenaran tersebut karena hatinya tersentuh sehingga tergerak untuk meyakini, padahal ia belum memahaminya.

Continue reading

Merefleksikan Semangat Berhijrah dalam Kehidupan

“Hijrah bukan hanya bermakna berpindahnya raga dari satu tempat ke tempat lainnya, tapi pada pindahnya makna diri atas dasar keimanan kepadaNya”

Satu tahun telah berlalu. Seiring dengan terus berputarnya waktu kita telah mengalami banyak hal dalam kehidupan. Baik keberhasilan, kegagalan, maupun cita-cita yang masih menggantung dan belum teraih. Momen tahun baru Hijriah merupakan saat yang tepat untuk kita jadikan sebagai kilas balik perjalanan setahun yang telah berlalu. Berkaca dari proses hijrah Rasulullah saw dan para sahabat di masa lampau, kita dapat mengambil beberapa pelajaran yang penting. Bahwa hijrah merupakan suatu awal perubahan bagi kehidupan menuju kehidupan dan peradaban yang lebih baik. Oleh karena itu, segala persiapan haruslah matang, baik raga maupun jiwa.

Continue reading

Uniknya Kampanye Qurban LAZIS UNS

Mulai Rabu, 18 September 2013 kemarin, LAZIS UNS memulai sosialisai program UNS Berqurban-Qurban Sampai Pelosok (QSP). Sosialisasi program tersebut dilaksanakan dengan cara yang unik. Biasanya poster hanya di pasang di jalan atau lobby fakultas, tetapi yang dilakukan oleh beberapa pengelola dan relawan LAZIS UNS beda, mereka memakai poster ajakan qurban lengkap dengan topeng sapi dan kambing. Para pemakai jalan pintu masuk dan keluar di depan dan belakang kampus  pun tetarik dengan aksi ini. Selain memakai poster qurban, sebagian juga membagikan brosur QSP.

Continue reading