LAZIS UNS

LAZIS UNS

Lembaga Amil  Zakat, Infaq dan Shodaqoh Universitas Sebelas Maret (LAZIS UNS) berdiri pada tanggal 18 September 2004, pada saat peringatan mauled Nabi Muhammad SAW di UNS.  Pendirian lembaga ini dilaksanakan tidak lepas dari dukungan pihak rektorat, karyawan dan mahasiswa. Ketiga pihak tersebut menilai bahwa pengelolaan potensi zakat dan infaq di UNS harus dikelola secara professional, mengingat fungsi zakat dan infaq memiliki banyak fungsi sosial.

Pendirian LAZIS UNS juga didasari semangat berbagi dari civitas akademika UNS. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya gerakan sadar zakat setahun sebelum LAZIS UNS berdiri. Tepatnya tanggal 6 Desember 2003, Prof.Dr.dr.H.M. Syamsulhadi, Sp.K.J(K) yang waktu itu menjabat sebagai rektor UNS, mendeklarasikan gerakan sadar zakat di gedung rektorat. Deklarasi yang dihadiri oleh perwakilan pejabat, dosen, karyawan dan mahasiswa itu menjadi titik awal untuk lebih menggiatkan syiar zakat dan infaq di kalangan civitas akademika UNS.

Baca Selengkapnya

Tingkatkan Minat Baca, LAZIS UNS Rilis ‘RIMBA’

Tingkatkan Minat Baca, LAZIS UNS Rilis ‘RIMBA’

LAZIS UNS merilis Taman Baca Masyarakat (TBM) bernama RIMBA (Rumah Imajinasi Membaca dan Belajar Anak) pada Rabu (19/11). RIMBA sendiri merupakan transformasi dari Rumah Anak Pintar (RAP) LAZIS UNS di

Kampung Sabrang Lor, Mojosongo, setelah mampu dikelola secara mandiri oleh Bp. Anggara Widjajanto dan relawan LAZIS UNS. Acara ini dihadiri seratusan peserta dari berbagai kalangan. Ada penulis, Gol A Gong dan Afifah Afra, Forum TBM (Taman Baca Masyarakat) Jawa Tengah, tokoh masyarakat sekitar, pengelola &  relawan LAZIS UNS, serta anak-anak yang dulunya tergabung dalam RAP. Dalam launching kali ini anak-anak juga berkesempatan unjuk kebolehan berupa phantomim, drama, dan musikalisasipuisi.

Continue reading