Delegasi JN UKMI UNS Ikuti Sekolah Kebangsaan LDK Nusantara Summit

Delegasi JN UKMI UNS Ikuti Sekolah Kebangsaan LDK Nusantara Summit

JAKARTA, nurulhuda.uns – LembagaDakwah Kampus Universitas Sebelas Maret JN UKMI UNS mengikuti LDK Nusantara Summit yang diselenggarakan oleh FSLDK Indonesia di Universitas Indonesia, 20-22 Juli  2018. Diikuti oleh 500 lebih mahasiswa delegasi  Lembaga Dakwah Kampus dari seluruh provinsi Se-Indonesia.

Di hari pertama Jumat, 20 Juli 2018 LDKNS 2018 diawali dengan kajian khusus muslimah yang menghadirkan  Sekjend AILA yaitu Ustadzah Nurul Hidayati, S.S., M.Si., di lanjutkan dengan kajian ” Optimalisasi Peran FSLDK sebagai Poros Gerakan Pemuda Muslim Kekinian” yang disampaikan oleh Dr. Arief Munandar, S.E, ME, Founder Rumah Peradaban.

Sebagai puncak agenda dari LDKNS 2018 ini adalah Sekolah Kebangsaan yang di laksanakan di Auditorium Gedung FH Universitas Indonesia dengan 4 pembicara terbaik yakni Dr. Didin Wahidin, M.Pd (Direktur Kemahasiswaan Menristekdikti), Brigjen .Pol. Ir. Hamli, M.E (Direktur Pencegahan BNPT), Brigjen .Pol. Drs. Lutfi Lubihanto, M.M (Kaba Intelkam Polri), serta di tutup oleh Fahrudin Alwi, S.Hum. (Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia 2018).

Dengan penyelenggaraan Sekolah Kebangsaan ini diharapkan LDK dapat menjadi garda terdepan dalam upaya menangkal radikalisme di Indonesia. Direktur Pencegahan Penanggulangan Terorisme, Brigjen Pol Hamli dalam pernyataannya menyampaikan harapannya akan peran LDK dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Semua tindakan terorisme yang membunuh orang yang tidak bersalah adalah kekeliruan, apabila mereka mengatasnamakan agama kita (islam). Dan adik-adiklah (para mahasiswa peserta LDKSN) yang bisa mencegah kekeliruan ini,” ujar Beliau.

Komjen Pol. Drs. Lutfi juga mengungkapkan perasaannya bahwa hari ini dihadapan para mahasiswa dari Lembaga Dakwah Kampus, Polri jadi merasa memiliki teman yang bisa diajak bergerak bersama untuk bisa terus mewujudkan persatuan Indonesia dan menangkala radikalisme.

Pada kesempatan itu, FSLDK Indonesia memberikan rekomendasi kajian ilmiah kepada BNPT untuk mendukug program deradikalisasi dari BNPT serta peresmian Sekolah Kebangsaan oleh Direktur Kemahasiswaan UI,  Arman Nefi. Sekolah kebangsaan berencana akan dijalankan di seluruh provinsi di Indonesia melalui LDK.

Pada hari ketiga pelaksanaan diselenggarakan soft movement dan deklarasi pemuda bertempat di CFD Bundaran HI. Sebanyak 500 lebih mahasiswa peserta LDKNS 2018 mengikrarkan Deklarasi Pemuda Islam.Rangkaian acara LDKNS 2018 ditutup dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan pesan semangat kepada peserta LDKSN.

(Tito, JN UKMI UNS)

LDK Garda Terdepan Penangkal Radikalisme

LDK Garda Terdepan Penangkal Radikalisme

JAKARTA, suaramerdeka.com – Lembaga Dakwah Kampus harus menjadi garda terdepan dalam upaya menangkal radikalisame di Indonesia. Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terosisme (BNPT), Brigjen Pol Hamli menegaskan, tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama adalah hal yang keliru, dan mahasiswalah yang harus berperan aktif menyelesaikan masalah tersebut.

“Semua tindakan terorisme yang membunuh orang yang tidak bersalah adalah kekeliruan, apalagi mereka mengatasnamakan agama kita (Islam). Dan adik-adiklah yang bisa mencegah kekeliruan ini”, katanya saat menjadi pembicara pada Sekolah Kebangsaan yang digelar Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia di Universitas Indonesia, Sabtu (21/7).

Sementara itu, Kepala Badan Intelkam Polri, Komjen Pol Lutfi Lubihanto, menegaskan, Polri membutuhkan mahasiswa untuk melakukan kontraideologi dengan lebih menggiatkan kegiatan yang memperkokoh nilai Pancasila.

“Bersama  mahasiswa dari Lembaga Dakwah Kampus, Polri jadi merasa memiliki teman yang bisa diajak bergerak bersama untuk bisa terus mewujudkan persatuan Indonesia dan menangkal radikalisme,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Dirjen Perguruan Tinggi Kemenristek Dikti, Didin Wahidin mengatakan, sebagai insan intelektual, mahasiswa harus aktif menjaga persatuan dengan mengokohkan ilmu pengetahuan, karakter, memahami era globalisasi, dan tidak melupakan nilai ke-Indonesiaan.

Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia, Fahrudin Alwi mengatakan, Sekolah Kebangsaan diikuti oleh 500 lebih pengurus Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dengan mengambil tema “Peran Masyarakat Kampus dalam Menjaga Persatuan Bangsa”. Acara itu adalah upaya mengokohkan semangat kebangsaan kader FSLDK dalam mensyiarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah keprihatinan isu radikalisme yang bisa memecah belah bangsa.

Pada kesempatan itu, FSLDK Indonesia memberikan rekomendasi kajian ilmiah kepada BNPT untuk mendukug program deradikalisasi dari BNPT serta peresmian Sekolah Kebangsaan oleh Direktur Kemahasiswaan UI,  Arman Nefi. Sekolah kebangsaan berencana akan dijalankan di seluruh provinsi di Indonesia melalui LDK.

Sumber : Suara Merdeka

Sekolah Kebangsaan di Lembaga Dakwah Kampus Nusantara Summit

Sekolah Kebangsaan di Lembaga Dakwah Kampus Nusantara Summit

JAKARTA, fsldk.id – Sebanyak 500 lebih pengurus Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang terhimpun dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia berkumpul mengadakan Sekolah Kebangsaan di Universitas Indonesia, Sabtu 21 Juli 2018. Tema yang diangkat adalah “Peran Masyarakat Kampus dalam Menjaga Persatuan Bangsa”. Hadir dalam acara tersebut beberapa nara sumber dari berbagai pihak, yaitu Brigjen. Pol. Ir. Hamli, M.E (Direktur Pencegahan BNPT), Dr. Didin Wahidin, M.Pd (Direktur Kemahasiswaan Dirjen Perguruan Tinggi Meristekdikti), Komjen Pol. Drs. Lutfi Lubihanto, M.M (Kaba Intelkam Polri), dan saudara Fahrudin Alwi, S. Hum (Ketua Pusat Komunikasi Nasional FSLDK Indonesia).

Fahrudin Alwi sebagai ketua Puskomnas FSLDK Indonesia dalam penjelasannya mengatakan bahwa acara ini adalah bagian dari upaya mengokohkan semangat kebangsaan para kader FSLDK seluruh Indonesia, ditengah keprihatinan akan isu radikalisme yang bisa memecah belah bangsa. “Kami berhimpun hari ini dari seluruh provinsi di Indonesia untuk kembali menjalin persaudaraan dan menguatkan semangat berkontribusi bagi bangsa serta tidak pernah lelah mensyiarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamiin”, ujar Alwi dalam penjelasannya.

Sementara itu, perwakilan dari Polri, Komjen Pol. Drs. Lutfi Lubihanto, M.M memberikan pencerdasan kepada para peserta akan bahaya radikalisme. Beliau menyampaikan bahwa Polri membutuhkan mahasiswa untuk melakukan kontra ideologi dengan lebih menggiatkan kegiatan yang memperkokoh nilai Pancasila. Tidak lupa, Komjen Pol. Drs. Lutfi juga mengungkapkan perasaannya bahwa hari ini dihadapan para mahasiswa dari Lembaga Dakwah Kampus, Polri jadi merasa memiliki teman yang bisa diajak bergerak bersama untuk bisa terus mewujudkan persatuan Indonesia dan menangkala radikalisme.

Dalam kesempatan lain, perwakilan dari BNPT, Brigjen. Pol. Ir. Hamli, M.E memberikan pesan bahwa tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama adalah sebuah hal yang keliru, dan mahasiswa lah yang harus berperan aktif menyelesaikan masalah tersebut. “Semua tindakan terorisme yang membunuh orang yang tidak bersalah adalah kekeliruan, apalagi mereka mengatasnamakan agama kita (Islam). Dan adik-adiklah yang bisa mencegah kekeliruan ini”, jelas Brigjen. Pol. Ir. Hamli dalam kesempatannya berbicara. Terakhir, perwakilan Kemenristek Dikti, memberikan suntikan semangat kepada para peserta sebagai insan intelektual untuk aktif menjaga persatuan dengan mengokohkan ilmu pengetahuan, karakter, memahami era globalisasi, dan tidak melupakan nilai ke-Indonesiaan.

Acara sekolah kebangsaan ini ditutup dengan penyampaian pendapat dari salah satu peserta yang berasal dari delegasi Provinsi Papua bernama Amel. Amel menjelaskan bahwa di Papua melalui Aliansi Mahasiswa Papua mereka telah berhasil mengadakan agenda bersama lintas agama untuk aktivitas sosial. Amel berharap teman-teman di provinsi lain mampu mengambil inspirasi dari kegiatan tersebut.

Acara kemudian ditutup dan dilanjutkan pemberian rekomendasi kajian ilmiah dari FSLDK Indonesia kepada BNPT untuk mendukug program deradikalisasi dari BNPT serta peresmian Sekolah Kebangsaan oleh Direktur Kemahasiswaan UI, Bapak Dr. Arman Nefi, S.H., M.M. Sekolah kebangsaan berencana akan dijalankan di seluruh provinsi di Indonesia kedepan melalui Lembaga Dakwah Kampus.

Sumber : FSLDK.id

SYIAR GSJN DARI BERBAGAI KAMPUS DI INDONESIA

SYIAR GSJN DARI BERBAGAI KAMPUS DI INDONESIA

 

Gerakan shalat shubuh berjama’ah dengan skala nasional yang bertema “Dari Masjid Kampus Peradaban Bangkit” ini, direncanakan akan dilaksanakan setiap bulan di masjid-masjid kampus di seluruh Indonesia. FSLDK Indonesia berharap dengan adanya gerakan ini, negeri tercinta Indonesia dan seluruh masyarakatnya akan senantiasa diliputi keberkahan dan kebaikan. Diharapkan pula dari gerakan ini, negara Indonesia dapat bangkit dan hadir sebagai kontributor peradaban dunia yang baru.

Gerakan Subuh Jamaah Nasional ini tercatat diikuti oleh sekitar 40 kampus di seluruh Indonesa. Beberapa kampus yang melaksanakan kegiatan ini adalah Unsyiah Banda Aceh, USU Medan, Unand Padang, UR Riau, Unsri Palembang, Unila Lampung, UI Jakarta, ITB Bandung, IPB Bogor, Undip Semarang, Unnes Semarang, Unsoed Purwokerto, ITS Surabaya, UB Malang, Unpati Ambon, Untan Pontianak, Unlam Banjarmasin dan lain-lain.

Berikut suasana #GSJN dari berbagai Kampus di Indonesia

Continue reading

Gerakan Subuh Jamaah Nasional Diluncurkan Dari UNS

Gerakan Subuh Jamaah Nasional Diluncurkan Dari UNS

Gerakan Subuh Jamaah Nasional yang diinisiasi oleh Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia secra resmi diluncurkan dari Masjid Kampus Nurul Huda  Universitas Sebelas Maret (UNS) Kota Solo. Tabuhan beduk yang dilakukan oleh Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D menandai peluncuran secara resmi gerakan nasional ini.

Wakil Rektor 1 UNS yang juga Presidium Ketua Takmir Masjid Nurul Huda UNS Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D memberikan apresiasinya terhadap gerakan ini. Dalam sambutannya beliau beraharap bahwa gerakan ini akan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia.

Ribuan  jamaah sholat shubuh yang memenuhi Masjid Nurul Huda UNS mendapatkan Kuliah Subuh dari Syaikh Muhammad Ramadhan Abdul Karim dari Mesir. Dalam tausyiyahnya, beliau enyampaikan peran penting masjid dalam perkembangan peradaban Islam. Masjid pada zaman generasi salaf bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga pusat peradaban.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan video conference dari beberapa kampus penyelenggara. Gerakan Subuh Jamaah Nasional ini tercatat diikuti oleh sekitar 40 kampus di seluruh Indonesa. Beberapa kampus yang melaksanakan kegiatan ini adalah Unsyiah Banda Aceh, USU Medan, Unand Padang, UR Riau, Unsri Palembang, Unila Lampung, UI Jakarta, ITB Bandung, IPB Bogor, Undip Semarang, Unnes Semarang, Unsoed Purwokerto, ITS Surabaya, UB Malang, Unpati Ambon, Untan Pontianak, Unlam Banjarmasin dan lain-lain.

JN UKMI UNS

JN UKMI UNS

Jamaah Nurulhuda UNS adalah sebuah Unit Kegiatan Maha -siswa (UKM), suatu lembaga kemahasiswaan di tingkat universitas yang bertanggungjawab kepada pimpinan universitas, yang bergerak dalam bidang kegiatan Islam. Melihat eksistensinya JN UKMI UNS seperti ini, maka dalam aktivitasnya, baik intern maupun ekstern kampus, senantiasa berhubungan dengan pembantu Rektor III. Atas nama Rektor Universitas Sebelas maret (UNS) Surakarta.

Tujuan dan Sasaran

Sesuai dengan bidangnya, maka tujuan Jamaah Nurulhuda Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta adalah melaksanakan dakwah Islam sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan berupaya membentuk kader-kader pengemban dakwah di kampus.

Sasaran dakwah Jamaah Nurulhuda Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta secara umum adalah manusia sebagai mahluk Allah yang paling tinggi. Lebih khusus dan merupakan sasaran utama adalah mahasiswa muslim UNS sebagai calon pemimpin umat, dan civitas akademika di lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai pendukung kader dakwah.

Web : http://jnukmi.uns.ac.id
Facebook :  JN UKMI UNS
Instagram : @jnukmiuns
Twitter : @jnukmiuns
Email :  jnukmi@gmail.com

Grand Launching Gerakan Shubuh Jamaah Nasional

Grand Launching Gerakan Shubuh Jamaah Nasional

BACKDROP (1)

Takmir Masjid nurul Huda UNS bekerjasama dengan Pusat Komunikasi Nasional FSLDK Indonesia, JN UKMI UNS dan Biro Asistensi Agama Islam menyelenggarakan Grand Launching Gerakan Subuh Jamaah Nasional (GSJN).

GSJN akan dilangsungkan secara serentak di 40an Kampus di seluruh Indonesia. Dengan acara seremonial resmi yang akan dilangsungkan di Masjid Nurul huda UNS sebagai Koordinator Pusakomnas FSLDK Indonesia.

Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 13-14 Oktober 2015 ini akan diisi dengan Tabligh Akbar, yang akan berlangsung pada Selasa 13 Oktober 2015 mulai pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini akan mengambil tema tentang Syiar Dakwah Nusantara yang akan disampaikan oleh DR. Tiar Anwar Bakhtiar (Sejarawan, Ketua Umum Pemuda Persis) dan Rachmad Abdullah (Penulis Trilogi Revolusi Islam Tanah Jawa).

Selanjutnya, keesokan harinya 14 Oktober 2015 akan dilaksanakan Sholat Subuh berjamaah yang akan dilanjutkan dengan launching Gerakan Subuh Jamaah Nasional oleh Wakil Rektor 1 UNS yang juga Ketua Presidium Takmir Masjid Nurul Huda, Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D. Kuliah Subuh akan disampaikan oleh Syaikh Muhammad Ramadhan dari Mesir.

Dalam Kegiatan ini juga akan diselenggarakan Qiyamul lail dengan imam Abdul Azis Ma’arif dan penggalangan dana untuk daerah terdampak bencana asap.

SUPERBARU 2015 BERSAMA RIAN MANTASA SP MAHASISWA AKTIVIS BER-IPK 4

SUPERBARU 2015 BERSAMA RIAN MANTASA SP MAHASISWA AKTIVIS BER-IPK 4

16986_861749530541067_5458737953388253389_n

Jumat, 4 September 2015,  JN UKMI UNS mengadakan kegiatan Talk Show Superbaru (Suguhan Pertama Bareng Mahasiswa Baru). Bertempat di ruang seminar NHIC UNS. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta. Peserta terdiri dari mahasiswa baru (Maru) angkatan 2015 dan juga beberapa angkatan 2013 maupun 2014.

Acara dimulai sekitar pukul 15.30 WIB yang dipandu oleh MC,  Akh Aqil.  Acara dibuka dengan sambutan oleh ketua panitia Super Baru, Akh Ridho Angger. Kemudian, dilanjutkan sambutan dari ketua umum JN UKMI UNS, Akh Alfi Suryani Yusuf. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara inti berupa talk show.

Sebagai moderator adalah Akh Arwin, beliau dengan pandainya memandu acara talkshow ini. Pembicara untuk acara ini adalah Mas Rian Mantasa SP (biasa dipanggil Mas Mantas), dari Teknik Sipil UNS angkatan 2011. Beliau adalah Mahasiswa Berprestasi UNS. Beliau juga seorang Aktivis Dakwah Kampus (ADK) dengan seabrek keaktifan beliau dalam berbagai organisasi dan sebagai asisten dosen di banyak laboratorium, beliau dapat lulus dengan IPK 4,00.

Dalam talk show Superbaru tersebut, Mas Mantas berbagi banyak pengalaman perkuliahan beliau. Tentang bagaimana menghadapi asdos (asisten dosen) yang menyebalkan, juga bagaimana cara menghadapi dosen yang killer dan sulit memberi nilai baik.

Disamping itu, Mas Mantas juga memberi motivasi kepada peserta tentang bagaimana mahasiswa mampu berprestasi dan berkontribusi positif terhadap negeri kita Indonesia. Terkhusus dalam hal pendidikan dan kesejahteraan rakyat kecil.

Selain dua hal di atas, Mas Mantas tak lupa memberikan materi tentang kontribusi mahasiswa Islam dalam dakwah. Lebih utama tentang bagaimana dalam dakwah ini kita bisa memberikan keteladanan. Karena dengan menjadi teladan itulah kita bisa menjadi sosok pendakwah yang hebat. Tiga sosok hebat di Indonesia yang Mas Mantas contohkan adalah Ridwan Kamil, Tri Risma Harini, dan Anies Baswedan. Ketiganya adalah sosok pemimpin yang dapat menjadi teladan rakyatnya.

~Tim Warta JN UKMI

Pelantikan Pengurus JN UKMI 2015

Pelantikan Pengurus JN UKMI 2015

B_9zJN1U0AAvaqI - Copy

UNS – Pada hari Jumat (13/3) telah dilaksanakan acara pelantikan pengurus JN UKMI periode 2015. Bertempat di Ruang Seminar Nurul Huda Islamic Center UNS, 133 pengurus baru dilantik oleh Bapak M. Muchtarom, S.Ag,M.Si.. Sejumlah tamu undangan turut hadir mewakili SKI FT, SKI FKIP, SKI FMIPA, SKI FK, SKI FSSR, FUSI FP, BKI FT, LKI FISIP, BPPI FEB, FOSMI FH, Puskomnas FSLDK Indonesia, UNISRI, BEM UNS, DEMA, beberapa UKM UNS. Acara yang bertemakan “Yesterday We Sailed With Funtastic Generation, Now We’re Ready to Inspiring The Others” ini dimulai pukul 13.30 WIB.

Acara dipandu oleh Akh Aziz dan Akh Hasan selaku MC dan PHT JN UKMI 2014. Acara dibuka dengan sambutan dari Pak Muchtarom selaku Pembina JN UKMI. Beliau menyampaikan beberapa wejangan (nasihat) kepada para pengurus baru. Salah satunya beliau menyampaikan bahwa 133 orang ini adalah orang-orang yang terpilih oleh Allah, bukan asal ambil jadi pengurus. Jika di antara pengurus baru ini masih ada yang belum merasa pantas mendapatkan amanah ini, maka pantaskanlah diri kita menjadi orang-orang yang terpilih. Setelah dilantiknya pengurus, seperti pelantikan yang biasanya diadakan penyerahan panji Jn Ukmi dari Ketua Umum Jn Ukmi sebelumnya, Akh Hanafi Ridwan Dwiatmojo, kepada Ketua Umum Jn Ukmi terpilih, Akh Alfi Suryani Yusuf.

Acara menjadi lebih ramai ketika Akh Alfi membacakan surat keputusan mengenai Struktur Kepengurusan Jn Ukmi 2015. Para pengurus baru dipenuhi rasa penasaran mengenai penempatan mereka di kepengurusan kali ini. Struktur Jn Ukmi 2015 masih sama dengan periode sebelumnya. Terdiri atas 7 bidang, yaitu Bidang Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Pembinaan, Dakwah, Jaringan, Kominfo, dan Nisaa’, dengan 12 departemen.

Sebanyak 133 pengurus yang dilantik terdiri dari 42 pengurus ikhwan dan 91 pengurus akhwat, yang berasal dari 9 fakultas di UNS yang berasal dari angkatan 2012, 2013, dan 2014. Tema kepengurusan Jn Ukmi tahun ini adalah Inspiring, yang artinya menginspirasi. Diharapkan nantinya JN UKMI tahun ini bisa menginspirasi semua LDF di UNS maupun LDK se-nasional. Untuk tahun ini, JN UKMI sendiri telah terpilih menjadi Koordinator Puskomnas FSLDK Indonesia dan merupakan tantangan yang besar bagi pengurus JN UKMI yang baru.

Acara resmi ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan bacaan hamdallah dan doa kafaratul majelis. Sesuai dengan temanya Inspiring, kepengurusan JN UKMI tahun ini diharapkan bisa menginspirasi semua kalangan. (Tim Warta JN UKMI)

Grand Opening RAPIMNAS FSLDK III: Liputan Semar TV

Grand Opening RAPIMNAS FSLDK III: Liputan Semar TV

UNS, semar.tv – JN UKMI UNS, menjadi tuan rumah pertemuan Rapat Pimpinan Nasional Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Indonesia yang berlangsung di Masjid Nurul Huda UNS pada (24-26/10/2014).

Pada Grand Opening RAPIMNAS FSLDK ke III, JN UKMI UNS juga mengadakan Tabligh Akbar dengan menghadirkan narasumber, Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed, M.Phil., Ph.D. Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) dan Ketua Majelis Pimpinan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) yang menyampaikan tentang “Islam dan Tantangan Modernisasi”. Sebanyak 37 Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) di seluruh Indonesia, civitas akademika UNS dan masyarakat umum mengikuti acara Grand Opening RAPIMNAS FSLDK III (24/10/2014) di Solo.(ae)

sumber