Khutbah Idul Adha 1437H : Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim

Khutbah Idul Adha 1437H : Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim

Khutbah Idul Adha 1437H
Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim
Oleh: DR. Cucuk Nur Rosyidi, S.T., M.T.
(Kepala Prodi S2 Teknik Industri FT UNS)

Download

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Marilah kita senantiasa memanjatkan rasa syukur kita ke hadirat Allah SWT, yang atas izin dan kehendaknya kita masih diberikan kesempatan, kesehatan, dan keleluasaan untuk menikmati indahnya pagi, hangatnya sinar mentari dan kesejukan udaranya dan hadir di tanah lapang ini untuk menunaikan Sholat Idul Adha. Shalawat dan salam senantiasa kita sampaikan kepada Rasulullah Muhammad SAW, penghulu para nabi dan pembawa risalah yang tidak ada nabi dan rasul setelah beliau. Hari ini, takbir, tahlil dan tahmid bergema di penjuru bumi. Kaum muslimin mengagungkan asma Allah, mengesakan-Nya bahwa tiada yang patut disembah kecuali Dia, dan bersyukur atas segala karunia dan rizki yang telah diberikan. Di tanah suci, hampir dua juta jamaah haji telah menyelesaikan wukuf-nya di arafah sebagai bagian dari puncak ibadah haji.

Jamaah Idul Adha Rahimakumullah,

Idul Adha bermuara pada sejarah dua orang manusia mulia yaitu Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail. Allah telah memilih beliau dan keluarganya sebagai manusia pilihan. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 33:

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing).”

Karena itu Allah menjadikan Ibrahim sebagai pemimpin yang dapat kita jadikan teladan yang baik, patuh dan taat kepada Allah dan lurus agamanya sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 120:

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

Continue reading