GERAKAN SHUBUH JAMAAH NASIONAL #13

GERAKAN SHUBUH JAMAAH NASIONAL #13

#AgendaNH
#SemarakMuharram1438
#Muharram1438UNS

Dalam rangka memperingati MILAD 1 TAHUN GERAKAN SHUBUH JAMAAH NASIONAL (GSJN)

Dengan Bahagia Kami Persembahkan
MALAM BINA RUHIYAH GERAKAN SUBUH JAMAAH NASIONAL KE 13

dengan tema :
BANGKIT UNTUK BERJAYA, MEMBANGUN PERADABAN INDONESIA

Hari/Tanggal : Sabtu-Ahad, 1-2 Oktober 2016
Waktu : 19.30- selesai
Tempat : Di Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS
Agenda : Taujih, Qiyamul Lail dan Solat Subuh Berjamaah.

Mari ajak teman dan saudara terbaikmu ikut meramaikan masjid serta berkontribusi dalam sejarah kebangkitan peradaban Indonesia bersama saudara muslim dari seluruh Indonesia

Siapkan INFAQ terbaikmu.
Peserta dimohon *MENGINAP*

______________
Supported by:

Takmir Masjid Nurul Huda | JN UKMI UNS | | Puskomda SOLORAYA | FSLDK INDONESIA

#BerkaryaUntukIndonesia
#FSLDKIndonesia

Membangun Keselarasan Dengan Al Qur’an

Membangun Keselarasan Dengan Al Qur’an

1

Sebagai seorang muslim, menjadikan Al Quran sebagai pedoman kehidupan merupakan sebuah keniscayaan. Al Quran sebagai kitab menyempurna dan paripurna menjadi sarana terpenting, termudah, dan paling banyak melimpahkan berkah. Ia ibarat sumber dari mata air yang tidak pernah kering dari perbekalan. Di dalamnya tergambar bimbingan sarana-saran lain yang dapat dijadikan bekal dalam kehidupan. Secara global dapat dikatakan bahwa di dalam Al Quran terdapat segala kebaikan yang dibutuhkan oleh manusia untuk mewujudkan kebahagiaan di dunia serta di akhirat. Selain itu, Al Quran juga sebagai pemelihara serta penyelamat dari kesengsaraan hidup di dunia dan akhirat. Di dalamnya terdapat pilar-pilar pendidikan yang dapat mencetak generasi aqidah dan menumbuhkan potensi-potensi kebaikan bagi diri manusia.

Oleh karena itu, sebagai pilar-pilar pendidikan, interakasi dan aplikasi nilai-nilai dalam Al Quran memegang peranan vital dalam menentukan sebuah generasi. Pola pendidikan yang dewasa ini hanya mendikte masalah-masalah pengetahuan umum dan berorientasi pada kecerdasan intelektual akhirnya hanya menciptakan manusia mesin yang silau akan dunia. Manusia dituntut untuk menguasai ilmu tanpa dibarengi dengan penguasaan sumber ilmu yang hakiki, dimana di sana terdapat petunjuk, rahmat sekaligus peringatan. Akhirnya, pola tersebut berimbas pada biasnya pemaknaan diri sebagai manusia.

Sebagai ikhtiar mewujudkan pendidikan yang menyeluruh, Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai tempat dilaksanakannya aktivitas pendidikan mencoba menyelaraskan kehidupan kampus dengan interaksi warga muslim dengan Al Quran. salah satunya dengan terbentuknya organisasi Ilmu Quran dijadikan sebagai jalan mengambil sebab untuk menciptakan lingkungan kampus yang semakin akrab dengan Kitabullah.

Ikhtiar ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga muslim UNS. Berpusat di Masjid Kampus Nurul Huda, aktivitas mengakrabi Al Quran sudah ramai dilakukan oleh mahasiswa. Kegiatan membaca, tahsin, hingga program menghafal menjadi aktivitas yang tidak asing lagi ditemukan. Dukungan dari pihak birokrat menambah semangat mahasiswa untuk turut serta mengikuti program-program bimbingan.

Bak gayung bersambut, sinergi antara birokrat, pengurus Masjid Kampus Nurul Huda, dan mahasiswa, menjadikan aktivitas pengakraban dengan Al Quran semakin tumbuh pesat. Pihak masjid sendiri menilai bahwa aktivitas ini sangat membantu memakmurkan masjid. Suasana masjid yang tidak pernah sepi dengan aktivitas ibadah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang benar-benar islami. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan berupa mengadakan program seperti camping quran gratis, seminar, hingga kajian yang diharapkan dalam menjadi motivasi dan sarana warga UNS untuk terus mengakrabi Al Quran.

Selain sebagai usaha untuk mengakrabkan diri dengan wahyu Allah SWT tersebut, beberapa mahasiswa menyakini bahwa aktivitas interaksi dengan Al Quran dapat menumbuhkan semangat berprestasi dalam diri seseorang. Seperti halnya yang diungkapkan Syayma Karima (FK ’12), ia menyakini bahwa semangat berinteraksi dengan Al Quran akan berdampak pada capaian prestasi, Menurutnya interaksi dengan Al Quran dan keseharan ruhiyah adalah kekuatan utama dalam menjalankan aktivitas agar tercapainya prestasi yang maksimal. Mahasiswa yang masuk melalui jalur hafidz ini juga telah membuktikannya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Harmonisasi interaksi dengan Al Quran juga mengandung harapan bagi semua pihak yang ada di UNS. Selain sebagai penjagaan ruhiyah dan juga menjadi penyemangat untuk berprestasi, jauh ke depan masyarakat kampus berharap lulusan universitas akan menjadi manusia yang berkualitas. Sejalan dengan harapan tersebut, Dwi Prasetyo (FKIP ’10), mengatakan bahwa tantangan pasca kelulusan akan semakin beragam, maka sudah harusnya lulusan perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan keunggulan intelektual, namun juga spiritual dan mental. Ketua Studi Ilmiah Mahasiswa (SIM) ini juga mengatakan bahwa pembelajaran Al Quran di kampus sangat relevan dan dapat memperkuat lulusan UNS.

Membaca, mentadabburi, dan menghafal ayat-ayat Al Quran memang menjadi hal yang terus digemakan di lingkungan UNS. Namun, tak berhenti sampai di sana, harapannya juga akan berkembang kegiatan yang lebih jauh mengkaji kandungan Al Quran dan mengaitkannya dalam bidang keilmuan yang menjadi konsentrasi para wagra UNS. Dengan begitu, jauh ke depan diharapkan lulusan dapat memaknai bidang keahlian dan ilmu pengetahuan selaras dengan wahyu yang diturunkan kepada Rasululullah SAW melalui pelantara Jibril itu. Jika hal ini dapat terwujud, keoptimisan menjadi generasi Islam pembangun peradaban sudah sepantasnya tersematkan dalam jiwa dan cita-cita warga muslim UNS

Buletin NH Edisi 1/ Maret 2015

“Khadijah Al-Kubro, Srikandi Islam Pertama”

“Khadijah Al-Kubro, Srikandi Islam Pertama”

“Khadijah Al-Kubro, Srikandi Islam Pertama” 

Kajian Muslimah 19 Maret 2015

Ustadzah Lutfiya T.H.

  1. KaMus edisi 16 April 2015 “Khadijah Al-Kubro, Srikandi Islam Pertama” brsm Ustzh Lutfiya T.H #KaMus16 #KartiniMasaKini
  2. Khadijah binti Khuwailid, pahlawan wanita pertama yg ikut berjuang bersama Rasulullah #KaMus16 #KartiniMasaKini
  3. Khadijah keturunan bangsawan. Dia dijuluki wanita suci krn akhlaknya yg terpuji #KaMus16 #KartiniMasaKini @MuslimahFKIPUNS
  4. Sebelum menikah dgn Muhammad, Khadijah pernah menikah dgn Abu Halah dan Atiq. Namun keduanya meninggal #KaMus16 #KartiniMasaKini
  5. Sejak umur 15th, Muhammad bkerja pd Khadijah. Khadijah memiliki jar bisnis perdagangan #KaMus16 #KartiniMasaKini
  6. Khadijah adl pembisnis yg handal karena bekal intelektual beliau #KaMus16 #KartiniMasaKini
  7. Khadijah mengutarakan keinginannya terlebih dhlu utk menikah dgn Muhammad #KaMus16 #KartiniMasaKini
  8. Mereka dikaruniai 6 org anak yg semuanya lahir sbelum masa kenabian, kecuali anak terakhirnya, Abdullah #KaMus16 #KartiniNspiration
  9. Akhirnya mereka menikah, Muhammad (25th) dgn Khatijah seorang janda 40th #KaMus16 #KartiniMasaKini
  10. Sbelum menikah dgn Muhammad, Khadijah memiliki anak angkat kesayangan brnama Zaid bin Haritsah yg kemudian dihadiahkan kpd Muhammad #KaMus16
  11. Khadijah sosok yg ikhlas, setia, tidak khawatir saat ditinggal berjuang oleh suaminya #KaMus16 #KartiniNspiration @JNUKMIUNS
  12. Khadijah adl sosok yg selalu bisa menentramkan hati suaminya #KaMus16 #KartiniNspiration @nurulhuda_uns @nisaaskifkuns
  13. Penghormatan utama seorg istri adl pd suaminya.
  14. Penghornatan utama sorg suami, tetap pada ibunya. #KaMus16 #KartiniNspiration
  15. Khadijah tdk pernah menghalangi penghormatan Muhammad pada ibu susunya #KaMus16 #KartiniNspiration
  16. “Sbaik-baik wanita (langit) adl Maryam binti Imran dn sbaik-baik wanita (bumi) adl Khadijah binti Khuwailid” HR.Bukhori & Muslim #KaMus16
  17. Teringat sebuah pepatah yang sering kita dengar mengatakan “Dibalik kesuksesan seorang pria ada wanita hebat” #KaMus16 #KartiniNspiration
  18. kalimat yang sepadan yang semestinya diungkapkan adalah “Dibalik kebesaran sebuah ummat ada wanita yang hebat” #KaMus16 #KartiniNspiration
  19. Kalau saja bukan karena peran seorang Khadijah, umat islam takkan berjaya. #KaMus16 #KartiniNspiration
“Menjaga Kemilau Cahaya Pesona Muslimah”

“Menjaga Kemilau Cahaya Pesona Muslimah”

 “Menjaga Kemilau Cahaya Pesona Muslimah” 

Kajian Muslimah 19 Maret 2015

Ustadzah Vida Robi’ah A.A.

  1. #KajianNH Sedang berlangsung : Kajian Muslimah “Menjaga Kemilau Cahaya Pesona Muslimah” brsma Ustdzh.Vida Robi’ah A.A. #KaMus19 @JNUKMIUNS
  2. Now, Kajian Muslimah “Menjaga Kemilau Cahaya Pesona Muslimah” brsma Ustdzh.Vida Robi’ah A.A. #KaMus19
  3. Sinetron2 mudah memengaruhi tentang lawan jenis, gaya hidup dan hal2 negatif lainnya #KaMus19
  4. Sinetron Indonesia banyak yang mengajarkan bahwa institusi sekolah adalah tempat untuk pacarann #KaMus19
  5. Kapasitas otak-pikiran menjadi hal utama seorang muslimah #KaMus19
  6. Muslimah yg tdk mengupgrade kapasitas ilmunya, maka ia akan mjd muslimah yg hanya sibuk dgn penampilan #KaMus19
  7. Seorang muslimah memiliki kemampuan memilih, mengkritisi dan mengevaluasi sesuatu #KaMus19
  8. Seorang istri yang cerdas bisa menganalisis kebutuhan suaminya #KaMus19
  9. Kecerdasan dan karakter seorang anak sebagian meniru dari ibu #KaMus19
  10. Muslimah harus memiliki moral yang baik yang nantinya akan diwariskan kepada anak-anaknya #KaMus19
  11. Berpakaian syar’i adalah komitmen kita kepada Allah #KaMus19
  12. Komitmen kita selain berjilbab yaitu menjaga pandangan dan menjaga pergaulan #KaMus19
  13. Proses berhijab kita lalui secara bertahap #KaMus19
  14. Muslimah itu juga harus berkarakter kuat. Karakter kuat bukan berarti galak ataupun diktator #KaMus19
  15. Sebanyak apapun pendapatan seorang istri, sesungguhnya lebih mulia pendapatan suami meskipun sedikit #KaMus19
  16. Meski kita memiliki kesibukan kuliah, hendaknya kita tetap sering berinteraksi dengan masyarakat #KaMus19
  17. Dengan bermasyarakat, kita akan tambah pintar dan cerdas #KaMus19
  18. Bukan hanya cantik diri seperti barbie. Mnjadi seorang ibu hrs bisa mengimbangi kebutuhan suami dan mendidik anak-anak #Kamus19
  19. Batasan berinteraksi denan lawan jenis itu bagaimana kita bisa mengendalikan keadaan sewajarnya #KaMus19
  20. Jagalah dirimu sendiri dan percayalah Allah melihatmu #KaMus19
LAZIS UNS Berbagi 1.650 Bibit Pohon

LAZIS UNS Berbagi 1.650 Bibit Pohon

10866729_10203484062408523_1201820235_n

Selama bulan November sampai Desember tahun ini LAZIS UNS telah menyalurkan 1650 bibit pohon ke beberapa daerah di Solo Raya. Bekerjasama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Bengawan (BPDAS) Solo selaku penyedia bibit pohon, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menggiatkan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN).

Continue reading

[AgendaNH] Seminar Perencanan Keuangan Keluarga

[AgendaNH] Seminar Perencanan Keuangan Keluarga

temu donaturAkhir Tahun 2014 ini LAZIS UNS kembali mengundang sahabat sekalian dalam Seminar Islamic Cash Flow Management & Perencanan Keuangan Keluarga.

Hari : Sabtu, 13 Desember 2014.
Jam : 08.00 – 13.00
Tempat : Ruang Seminar Nurul huda Islamic Center, Masjid Nurul huda UNS.

Jangan sampai terlewatkan. Mari bersama merencanakan keuangan untuk masa depan. GRATIS untuk Donatur dan Relawan LAZIS UNS

Pendaftaran : 0857 2500 5065
Info Acara : 0856 4745 0434 (Doni

Komunitas Muslimah Nurul Huda Selenggarakan Kajian Spesial Hari Ibu

Komunitas Muslimah Nurul Huda Selenggarakan Kajian Spesial Hari Ibu

DSCN5895

Komunitas Muslimah Nurul Huda kembali menggelar kajian rutin bulanan untuk muslimah civitas akademika Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). agenda rutin yg biasa diselenggarakan pekan 1 setiap bulannya, di bulan desember ini mengambil tema “be creative mother”. Tema ini diambil dalam rangka peringatan hari ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Pada kesempatan kali ini, selain tausyiyah, kajian rutin dimeriahkan pula oleh penampilan nasyid muslimah perwakilan fakultas dan lomba merangkai kreasi seserahan pernikahan yang diikuti oleh perwakilan fakultas dan unit kerja di lingkungan UNS.

Menjadi pembicara adalah Ibu Lusi Ismayenti, ST., M.Kes dari fakultas Kedokteran. Dalam tausyiyahnya beliau menyampaikan peran2 kreatif seorang ibu dalam posisinya sebagai ibu dan istri. Pada kesempatan kali ini ini juga dilaunching program Wakaf Mukena yang digagas oleh KMNH UNS. Program ini adalah program donasi pengadaan mukena untuk Masjid Nurul Huda dan mushola-mushola yang ada di fakultas-fakultas dan unit-unit kerja di lingkungan UNS.

 

Tahun 2014 Universitas Sebelas Maret Miliki 25 Hafidz Qur’an

Tahun 2014 Universitas Sebelas Maret Miliki 25 Hafidz Qur’an

10355018_1520365561526243_1704277086976576601_nTahun Akademik 2014 ini, Universitas Sebelas Maret menerima 6 orang mahasiswa hafidz AL Qur’an 30 juz, ini berarti hingga saat ini UNS memiliki 25 mahasiswa hafal Al Qur’an. Belum termasuk puluhan mahasiswa yang hafal 20 juz.

Continue reading