LAZIS UNS Go Shopping With Yatim

LAZIS UNS Go Shopping With Yatim

Sebanyak 33 Adik Asuh Yatim   (GO-TIM) di Assalam Hypermarket, Senin (24/4). Agenda yang bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam ini bertujuan sebagai sarana refreshing bagi anak-anak yatim juga untuk memberikan nilai edukasi mengenai skala prioritas kebutuhan dalam berbelanja.

Sebelumnya anak-anak yatim ini berkumpul di LAZIS UNS dan bersama-sama menuju tempat belanja dengan menggunakan Batik Solo Trans untuk mengajarkan mencintai transportasi umum sebagai salah satu solusi berkendara umum dan menghindari penyebab kemacetan.

Sampai di Assalam Hypermarket anak-anak yatim dikelompokkan berdasarkan usia sekolah agar memudahkan dalam berbelanja dan didampingi oleh Relawan LAZIS UNS. Setiap anak yatim mendapatkan voucher belanja yang merupakan titipan Donatur LAZIS UNS untuk dibelanjakan kebutuhan sekolah dan harian mereka.

Salah satu peserta GO-TIM, Yosua Valen Dinata kelas 5 SD yang merupakan anak yatim dan mualaf ini senang sekali bisa membeli sepatu baru untuknya bersekolah. Peserta lainnya, Muhammad Hasanudin kelas 1 SD sangat gembira bisa membeli baju koko baru untuk persiapan menyambut Ramadhan.

Menurut Indra Setiawan selaku koordinator Adik Asuh mengaku sangat bersyukur ketika melihat adik-adik yatim dengan bahagia berbelanja sendiri kebutuhan sekolah dan hariannya.

“Alhamdulillah, agenda GO-TIM yang didukung oleh para donatur LAZIS UNS ini sangat dirasakan manfaatnya oleh adik-adik yatim yang belum tentu bisa berbelanja seperti ini”, kata Indra.

Anda juga bisa berpartisipasi dalam program Beasiswa Yatim LAZIS UNS dengan berdonasi Rp 100.000,-/ bulan. Informasi lebih lanjut hubungi nomor LAZIS UNS 085725005065.

www.lazis.uns.ac.id

LAZIS UNS : Semalam Bersama Yatim

LAZIS UNS : Semalam Bersama Yatim


11651278_978954825482781_220944727_n

Kegembiraan tergambar di wajah anak-anak Yatim saat LAZIS UNS dan Relawannya membersamai mereka menyantap makan sahur di Pesantren Aitam Ngasem Colomadu, Karanganyar, Ahad (21/6). Sekitar 80 anak yatim yang telah kehilangan salah satu ataupun kedua orangtuanya ini tinggal bersama di Pesantren Aitam. Ujian yang menerpa mereka tak sekedar pada sisi ekonomi saja. Mereka juga harus berjuang untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak, menuntut ilmu setinggi-tingginya guna meraih masa depan yang cerah. Belum lagi keterterimaan mereka di lingkungan tempat mereka tinggal. Maka ketika ada orang-orang yang bersimpati kepada mereka, menyayangi sepenuh hati, mendidik dan membina mereka untuk lebih siap menghadapi kehidupan nyata diluar sana, maka cahaya harapan kembali menyala di jiwa mereka.

Agenda semalam bersama yatim yang di gagas LAZIS UNS bersama Relawan ini sedikit memberikan warna kepada mereka. Meskipun satu malam menginap bersama anak-anak yatim dengan agenda sahur bersama, sholat subuh, jalan-jalan pagi dan kerja bakti bersama, baik anak-anak maupun relawan yang ikut mempunyai kesan tersendiri. Muanah, salah satu Relawan LAZIS UNS merasa terkesan dengan acara ini.

“Ini pertama kali merasakan sahur bersama anak-anak yatim. Trenyuh rasanya, melihat mereka yang masih sangat belia, hidup jauh dari orang tua. Tapi mereka membanggakan, hafalan Al Qur’an nya bahkan sudah ada yang mencapai 4 Juz,” terangnya.
Selepas agenda sahur bersama, anak-anak pun bersiap di masjid untuk mengikuti sholat subuh berjamaah. Selepas sholat, dari pihak LAZIS UNS diminta memberikan tausiyah untuk memberi semangat kepada anak-anak yatim dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

“Ada empat kegembiraan bagi orang yang berpuasa. Satu kegembiraan disegerakan Allah di dunia, dan tiga lainnya disimpan untuk dinikmati kelak di akhirat. Kegembiraan itu yaitu ketika berbuka, ketika berjumpa dengan Tuhannya, ketika puasanya member syafaat dan ketika dosa-dosanya diampuni”, sekilas isi tausiyah yang disampaikan Doni Dwi Cahyadi dari LAZIS UNS.

Agenda bersama anak-anak yatim dilanjutkan dengan murojaah para santri dan kerja bhakti membersihkan lingkungan pesantren. Relawan LAZIS UNS juga tidak menyia-nyiakan kesempatan bersama anak-anak yatim dengan mengajak mereka berjalan-jalan pagi menikmati lingkungan persawahan yang ada disekitar pesantren dan bermain bersama. Banyak harapan dari anak-anak Yatim kita di bulan Ramadhan ini. Mempunyai hafalan Al Qur’an yang semakin bertambah adalah mayoritas harapan mereka. Mari kita doakan agar harapan-harapan mereka bisa terwujud. (LAZIS UNS)